Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polri Targetkan Panen Jagung 7,5 Juta Ton di Kuartal Tiga 2025

📅 Selasa, 01 Jul 2025, 20:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polri Targetkan Panen Jagung 7,5 Juta Ton di Kuartal Tiga 2025 Doc: Antara Foto
Ket. Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kiri) menginspeksi pasukan dalam upacara HUT ke-79 Bhayangkara di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (1/7/2025).

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa Polri menargetkan hasil panen raya jagung pada kuartal tiga mencapai 7,5 juta ton.

“Pada kuartal ketiga, kami menargetkan penanaman jagung pada 750 ribu hektare lahan dengan estimasi hasil panen sebesar 3 sampai dengan 7,5 juta ton,” kata Kapolri dalam HUT Ke-79 Bhayangkara di kawasan Monas, Jakarta, Selasa.

Sementara itu, pada kuartal keempat, Polri menargetkan penanaman jagung pada 1 juta hektare lahan dengan estimasi hasil panen sebesar 4–10 juta ton.

Adapun hingga Juni 2025, Polri berhasil melaksanakan panen raya serentak kuartal pertama dan kedua dengan hasil panen mencapai 2,08–2,5 juta ton.

Kapolri mengatakan, guna menjamin seluruh panen terserap secara optimal, Polri bersama stakeholder terkait menjalin kerja sama ekspor 20 ribu ton jagung yang dilakukan secara bertahap.

“Pada Juni 2025, telah dilakukan ekspor perdana 1.200 ton jagung dari Kalimantan Barat menuju Malaysia serta 6.000 ton jagung dari Nusa Tenggara Barat menuju Filipina,” katanya.

Lebih jauh, Polri bersama Kementerian Pertanian (Kementan) RI dan stakeholder lainnya serta 135.563 kelompok tani, telah mendorong penanaman jagung pada 429.000 hektare lahan.

“Kami juga mengembangkan inovasi bibit unggul, pupuk, dan aplikasi gugus tugas Polri mendukung ketahanan pangan,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Kapolri, Polri memberikan bantuan alat mesin pertanian dan pendampingan teknis pada seluruh tahapan budi daya jagung, membangun 18 gudang pangan Polri, hingga menginisiasi kolaborasi untuk menjadikan kooperasi sebagai garda terdepan.

Adapun untuk mendukung program ketahanan pangan, Polri telah menjalankan program pekarangan pangan bergizi dan pemanfaatan lahan produktif guna mengoptimalkan lahan yang belum terkelola, pengawasan distribusi bantuan pemerintah, dan hasil panen agar tepat sasaran.

Selain itu, Polri juga meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) untuk melaksanakan pendampingan dalam hal pertanian.

“Rekrutmen 593 personel Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) serta optimalisasi peran Bhabinkamtibmas dan Bintara Penggerak Ketahanan Pangan sebagai ujung tombak pelaksana di lapangan,” kata Kapolri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.