Elon Musk Meledak! Gara-Gara RUU Trump, Saham Tesla Anjlok 14%
📅 Selasa, 01 Jul 2025, 13:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: AFP
JAKARTA - Drama panas antara dua tokoh besar Amerika kembali pecah.
kali ini Elon Musk vs Donald Trump. Bos Tesla itu terang-terangan ngamuk di media sosial usai rancangan undang-undang baru yang didukung Trump dinilai mengancam masa depan industri energi terbarukan. Akibatnya? Saham Tesla jeblok 14%!
Musk, yang dikenal blak-blakan, melontarkan kritik pedas lewat akun X (dulu Twitter) soal RUU yang mengusung kenaikan pajak untuk proyek energi bersih seperti tenaga surya, baterai, panas bumi, angin, dan nuklir. Parahnya, aturan itu justru menggelontorkan subsidi besar untuk batu bara, khususnya yang dipakai dalam industri baja.
“Ini gila dan sangat merusak,” tulis Musk dalam unggahan yang dikutip CNBC International, Minggu, (29/6).
Sebaiknya Anda baca juga:
“RUU ini akan menghapus jutaan pekerjaan di Amerika dan bikin negara kita kehilangan keunggulan strategis," imbuhnya.
Pernyataan itu bukan cuma kritik biasa. Musk bahkan menyebut RUU yang dijuluki Trump sebagai One Big Beautiful Bill itu sebagai “kekejian yang menjijikkan.” Ia juga secara terbuka menyerukan agar anggota parlemen menolak pembahasannya.
Yang bikin panas, Musk sebelumnya dikenal sebagai pendukung Trump dalam Pilpres AS terakhir. Tapi gara-gara RUU ini, hubungan keduanya mendadak memburuk. Trump bahkan disebut-sebut mengancam akan mengevaluasi dan mencabut kontrak pemerintah AS dengan perusahaan-perusahaan milik Musk.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tak butuh waktu lama, pasar pun ikut bereaksi. Saham Tesla langsung anjlok 14% hanya dalam beberapa hari usai kritik pertama Musk viral. Para investor panik, apalagi bisnis Tesla tak cuma soal mobil listrik, tapi juga menjual sistem penyimpanan energi dan panel surya lewat divisi energinya.
Menariknya, setelah gejolak ini, Musk sempat melakukan manuver balik. Ia mengaku “menyesal” atas beberapa unggahan di media sosial, meski tidak secara gamblang mencabut kritiknya terhadap isi RUU tersebut.
Apakah ini sinyal bahwa Musk mulai bermain aman? Atau sekadar meredakan tekanan pasar dan politik?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!