Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Otoritas Rongjiang Terapkan Darurat Banjir Level Tertinggi

📅 Minggu, 29 Jun 2025, 20:51 WIB | Oleh:
Otoritas Rongjiang Terapkan Darurat Banjir Level Tertinggi Doc: Xinhua
Ket. Foto udara menunjukkan orang-orang membersihkan lumpur di lapangan sepak bola stadion Cun Chao di daerah Rongjiang, provinsi Guizhou, Tiongkok.

GUIYANG - Banjir besar kembali melanda wilayah Rongjiang di Provinsi Guizhou, Tiongkok barat daya mendorong otoritas setempat untuk mengaktifkan kembali respons darurat banjir level tertinggi, yang mulai diberlakukan pada Sabtu (28/6) pukul 12.30 waktu setempat.

Pada pukul 18.30, Stasiun Hidrologi Shihuichang di Sungai Duliu mencatat ketinggian air hingga 253,06 meter dengan kecepatan aliran mencapai 8.000 meter kubik per detik, melebihi level ketinggian air yang dipastikan di angka 251,5 meter dengan selisih 1,56 meter.

Angka tersebut sedikit lebih rendah dari perkiraan sebelumnya yang memperkirakan puncak ketinggian banjir akan mencapai 253,5 meter sekitar pukul 17.00. Namun, ketinggian air terus mengalami kenaikan secara bertahap hingga pukul 18.30.

Kantor pusat pengendalian banjir dan penanggulangan kekeringan setempat telah menaikkan respons darurat pengendalian banjir dari level II ke level I, yang merupakan level tertinggi dalam sistem peringatan cuaca empat tingkat di Tiongkok.

Otoritas setempat sedang mengevakuasi penduduk dari area-area yang terdampak. Hingga Sabtu pukul 18.00, Rongjiang telah mengatur evakuasi dan relokasi darurat terhadap 11.992 keluarga dan 41.574 orang.

Rongjiang telah menerima lebih dari 1.000 personel militer yang dikerahkan dengan perlengkapan alat berat, termasuk ekskavator, buldoser, dan loader untuk memberikan bantuan darurat.

Sejak banjir melanda, wilayah Rongjiang yang memiliki populasi sekitar 385.000 jiwa telah menerima upaya penyelamatan cepat dari otoritas maupun sukarelawan.

Kantor pusat pengendalian banjir dan penanggulangan kekeringan Rongjiang pada Sabtu malam waktu setempat mengungkapkan pekerjaan penanggulangan bencana berjalan dengan tertib.

Kendati demikian, akibat keterbatasan kapasitas jalan di daerah yang terdampak, otoritas setempat meminta tim-tim penyelamat non-pemerintah untuk menunda keberangkatan menuju lokasi sampai mereka berkoordinasi dengan kantor pusat pengendalian banjir dan penanggulangan kekeringan tersebut.

Sejak 24 Juni, Rongjiang telah dilanda banjir parah akibat hujan lebat yang terus mengguyur. Hingga Kamis (26/6) siang waktu setempat, sedikitnya enam orang dilaporkan tewas akibat banjir tersebut. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Rupiah Masih Rentan - 14 Oktober 2026
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.