Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenhub Berkoordinasi dengan Maskapai Pastikan Keamanan dan Kelancaran akibat Konflik di Timur Tengah

📅 Minggu, 29 Jun 2025, 13:52 WIB | Oleh:
Kemenhub Berkoordinasi dengan Maskapai Pastikan Keamanan dan Kelancaran akibat Konflik di Timur Tengah Doc: antara foto
Ket. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa

JAKARTA - Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkoordinasi dengan AirNav Indonesia, maskapai nasional, dan otoritas asing guna memastikan penerbangan tetap aman dan lancar dari potensi gangguan akibat konflik di wilayah udara Timur Tengah.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa mengatakan pihaknya terus memonitor dan melakukan koordinasi mengenai situasi yang terjadi di Timur Tengah bersama pihak-pihak terkait lainnya sehingga tidak mengganggu penerbangan nasional.

"Kami berkoordinasi dengan AirNav Indonesia, maskapai nasional, serta otoritas penerbangan sipil negara-negara terkait untuk memastikan keselamatan dan kelancaran penerbangan, khususnya yang melintasi wilayah udara Timur Tengah," kata Lukman dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (29/6).

Ia menuturkan hal itu dilakukan sebagai langkah menyikapi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, khususnya antara Iran dan Israel, serta adanya penutupan sementara sejumlah ruang udara di wilayah tersebut.

Dia menyampaikan perkembangan (update) informasi terkait penggunaan ruang udara/flight information region (FIR) di wilayah tersebut, masih terdapat penutupan sebagian ruang udara dan jalur penerbangan di sejumlah wilayah FIR.

"Antara lain penutupan pada bagian barat FIR Tehran, penutupan sebagian jalur penerbangan di FIR Tel Aviv, FIR Dubai dan FIR Cairo," ujarnya.

Oleh karena itu, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara meminta maskapai nasional untuk terus memonitor kondisi ruang udara di Timur Tengah.

Selain itu, maskapai diminta melakukan penyesuaian jalur penerbangan bila diperlukan, serta menyusun skenario alternatif guna meminimalkan gangguan operasional, termasuk terhadap penerbangan haji dan umrah.

Kemenhub juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh maskapai dan otoritas penerbangan.

Lukman menegaskan keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama. "Informasi lebih lanjut akan disampaikan secara berkala sesuai perkembangan situasi di lapangan," kata Lukman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.