Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satu Keluarga Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Garut

26 Kamis, 26 Jun 2025, 09:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satu Keluarga Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Garut Satu Keluarga Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Garut Doc: Antara/HO-Camat Cisewu
Ket. Warga mengevakuasi korban longsor di Kampung Kiararambai, Desa Girimukti, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (25/6/2025) malam.

GARUT - Sebanyak empat orang dalam satu keluarga tewas setelah rumahnya terdampak tanah longsor yang terjadi saat hujan di Desa Girimukti, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, selanjutnya korban berhasil dievakuasi dan langsung dimakamkan.

"Betul, satu keluarga meninggal akibat longsor," kata Plt Camat Cisewu Jajang Juhara saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Kamis (26/6) pagi.

Ia menuturkan hujan mengguyur wilayah tersebut menyebabkan terjadinya tanah longsor menimpa satu rumah warga di Kampung Kiararambai, Desa Girimukti, Kecamatan Cisewu, Rabu (25/6) sekitar pukul 19.00 WIB.

Korban, kata dia, merupakan nenek kemudian anak dan menantunya, serta cucunya, semuanya tewas, dan berhasil dievakuasi dari lokasi terdampak tanah longsor sekitar pukul 22.30 WIB.

"Malam juga sampai jam 22.30 juga sudah dievakuasi, korban tiga dewasa, satu anak kecil," katanya.

Ia menyampaikan lokasi rumah korban berada di bawah jalan aliran air, ketika turun hujan terjadi longsor atau seperti banjir bandang yang langsung menghadang rumah tersebut.

Rumah korban, kata dia, lokasinya cukup berjarak jauh dengan rumah warga lainnya, namun saat kejadian lokasi rumah tersebut yang paling pertama diterjang longsor.

"Rumahnya di bawah, di pinggir jalan, jurang ke bawahnya, ada saluran air sungai. Ada rumah warga lain, cuma itu yang pertama masuk kampung," katanya.

Ia menyampaikan saat ini masyarakat setempat sedang melakukan persiapan untuk proses pemakaman seluruh korban bencana tanah longsor.

Aparatur pemerintah kecamatan, kata dia, sudah melakukan imbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi ancaman bencana alam di kampung itu.

"Kami sudah mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada, dan jaga-jaga," kata Jajang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...

Polda Metro Gelar Operasi Patuh Jaya 2026

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Polda Metro Gelar Operasi P...
Nasional
Panglima TNI Diangkat Jadi ...
Advertisement
Kane, Mbappe, dan Yamal Berburu Ballon d’Or,  Begini Sistem Penilaiannya

Kane, Mbappe, dan Yamal Berburu Ballon d’Or, Begini Sistem Penilaiannya

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.