Flavio Bolsonaro Tak Terima Dikalahkan Lula, Tuntut Pemilu Ulang
Senin, 26 Okt 2026, 21:49 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP/Evaristo Sa
RIO DE JANEIRO - Kandidat presiden sayap kanan Brasil Flavio Bolsonaro menolak mengakui hasil pemilihan dan akan menuntut agar hasil tersebut dibatalkan.
"Tidak mungkin menerima hasil pemilihan mengingat keadaan di mana semuanya berlangsung. Kami sedang melibatkan tim hukum kami. Kami akan berupaya agar pemilihan ini dibatalkan," ujarnya saat menyampaikan pidato kepada para pendukungnya.
Bolsonaro menyoroti ketidaksetujuannya atas perpanjangan jam pemungutan suara, keputusan yang ia kaitkan dengan "teman-teman Lula [da Silva] di Mahkamah Agung Federal."
"Apa yang terjadi tidak dapat dijelaskan," tuturnya.
Pada Minggu (25/10), sesaat sebelum lokasi pemungutan suara dijadwalkan tutup, seorang hakim Mahkamah Agung memperpanjang jam pemungutan suara selama dua jam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mahkamah Agung kemudian menjelaskan bahwa perpanjangan ini hanya berlaku untuk tempat pemungutan suara di mana data pemungutan suara belum dikumpulkan.
Brasil menggelar putaran kedua pemilihan presiden pada Minggu (25/10). Dengan 99,98 persen suara yang dihitung menuyatakan Lula da Silva sebagai pemenang dengan perolehan suara 51,78 persen, sementara lawannya Bolsonaro memperoleh 48,22 persen.
Mahkamah Pemilihan Tinggi menambahkan catatan pada perhitungan suara dengan menyatakan: "Hasilnya secara matematis telah ditentukan." Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!