Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bango Ubah Festival Jajanan Jadi Ruang Eksplorasi Kuliner Generasi Muda

25 Minggu, 25 Okt 2026, 14:28 WIB | Oleh:
Bango Ubah Festival Jajanan Jadi Ruang Eksplorasi Kuliner Generasi Muda Bango Ubah Festival Jajanan Jadi Ruang Eksplorasi Kuliner Generasi Muda Doc: Unilever Indonesia
Ket. Suasana Festival Jajanan Bango 2026. Festival Jajanan Bango 2026 digelar di Hutan Kota GBK dengan lebih dari 50 kreasi kuliner, demo masak, hiburan musik, dan aktivitas interaktif untuk mendekatkan kecap dengan generasi muda.

JAKARTA — Festival Jajanan Bango (FJB) 2026 kembali digelar di Hutan Kota GBK, Jakarta, pada 24–25 Oktober 2026. Memasuki penyelenggaraan ke-21, festival kuliner ini mengusung konsep Culinary Culture Playground untuk mengajak generasi muda mengeksplorasi cita rasa Indonesia melalui lebih dari 50 kreasi kuliner berbahan kecap dan beragam aktivitas interaktif.

Konsep baru tersebut sejalan dengan tujuan Bango, There’s More to Taste, yang mendorong masyarakat menemukan kemungkinan baru dalam menikmati kecap. Melalui festival ini, Bango ingin memperluas pandangan bahwa kecap tidak hanya digunakan dalam hidangan tradisional, tetapi juga dapat menjadi bahan untuk bereksperimen dengan kombinasi rasa dan kreasi kuliner modern.

Dukungan Pemerintah dan Pengembangan UMKM

Pelaksana Tugas Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kementerian Perdagangan, Deden Muhammad F.S., yang mewakili Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, mengatakan festival kuliner dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor makanan dan minuman. Pemerintah juga mendorong penguatan pasar domestik serta pengembangan ekspor kuliner Indonesia ke negara-negara potensial, termasuk yang memiliki komunitas diaspora Indonesia.

Deden mengapresiasi konsistensi Bango dan Unilever dalam menyelenggarakan festival tersebut selama 21 tahun. Ia juga menyoroti partisipasi perusahaan dalam program S’RASA (Rasa Rempah Indonesia), yang bertujuan mempromosikan kuliner dan restoran Indonesia di luar negeri. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha diperlukan untuk memperluas pasar kuliner Nusantara.

Dukungan serupa disampaikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Kepala Bidang Usaha Kecil dan Menengah Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Juremi. Ia mengatakan UMKM yang tergabung dalam program Jakpreneur didominasi sektor kuliner, fesyen, dan kerajinan. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Unilever, dinilai penting untuk meningkatkan daya saing UMKM sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia kepada generasi muda.

Perubahan Tren Kuliner Generasi Muda

Latar belakang penyelenggaraan FJB 2026 tidak terlepas dari perubahan cara generasi milenial dan Gen Z menikmati makanan. Survei Jakpat menunjukkan 77 persen responden dari kedua kelompok generasi tersebut masih memilih makanan Indonesia. Namun, keterbukaan terhadap tren global dan budaya digital turut mendorong minat terhadap pengalaman kuliner yang lebih kreatif dan sesuai dengan gaya hidup mereka.

Head of Marketing Foods Unilever Indonesia, Nuning Wahyuningsih, mengatakan perubahan yang ingin didorong Bango bukan terletak pada kecapnya, melainkan pada cara masyarakat memandang bahan pangan tersebut. Menurutnya, kecap dapat menjadi media berkreasi yang relevan dengan perkembangan selera generasi muda, tanpa meninggalkan identitas kuliner Indonesia.

“Melalui There’s More to Taste, kami ingin mengajak generasi muda mengeksplorasi, bereksperimen, serta menemukan inspirasi baru dalam menikmati cita rasa Indonesia,” kata Nuning melalui keterangan tertulis pada Sabtu (24/10/2026).

Ia menjelaskan bahwa konsep Culinary Culture Playground dirancang untuk mempertemukan kekayaan kuliner Nusantara dengan kreativitas generasi baru.

Eksplorasi Kuliner dan Hiburan Interaktif

Di FJB 2026, pengunjung dapat mencoba lebih dari 50 kreasi kuliner yang memanfaatkan kecap dalam beragam bentuk hidangan. Salah satu peserta, Cimol Bojot AA, menghadirkan kreasi Cimol Misdaseum Kecap Bango. Marketing Manager Cimol Bojot AA, M. Handry N. Haq, mengatakan inovasi tersebut merupakan upaya menjawab minat anak muda terhadap pengalaman kuliner yang lebih beragam, sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas dapat berkembang tanpa meninggalkan cita rasa Indonesia.

Selain mencicipi hidangan, pengunjung dapat mengikuti demo dan kompetisi memasak serta berinteraksi dengan Satgas Rasa, tim yang berkeliling area festival untuk menemani eksperimen kuliner. FJB 2026 juga menghadirkan CatchUp Party, yang memadukan musik dan makanan melalui kolaborasi DJ dan chef. Penampilan NPD dan Bernadya melengkapi rangkaian hiburan pada hari pertama dan kedua festival.

Food vlogger Nex Carlos menilai festival kuliner dapat memberikan pengalaman lebih dari sekadar menikmati makanan. Menurut Nex Carlos, pengunjung bisa menemukan inspirasi hidangan, mencoba kombinasi rasa yang belum pernah dicicipi, serta membagikan pengalaman tersebut kepada orang lain.

Melalui konsep barunya, Bango berharap FJB terus menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mengeksplorasi kuliner Indonesia, sekaligus menjaga kecap tetap relevan dalam perkembangan budaya makan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Pramono Janji Permudah Urus...

Menggunakan Vape Merusak Paru-paru, Janin, dan Otak

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Menggunakan Vape Merusak Pa...
Daerah
Kerawangan Papua Tengah Cuk...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.