Gunakan Pewarna Alami untuk Pilihan Makanan Lebih Sehat
📅 Kamis, 26 Jun 2025, 05:30 WIB | Oleh: Ilham SudrajatSelain cantik, ternyata bunga telang juga bisa dijadikan sebagai alternatif pewarna alami ini. Pigmen antosianin yang ada di dalam bunga telang bisa menambah warna biru pada makanan.
Untuk menggunakannya, kamu bisa memetik bunga telang dan menumbuknya secara halus. Setelah itu, tambahkan air dan saring ekstrak dari bubuk bunga telang. Barulah, kamu bisa menambahkannya ke dalam hidangan.
6. Pewarna Merah Muda dari Delima
Delima menjadi salah satu buah yang bisa dijadikan sebagai bahan pewarna alami makanan. Apalagi, jika kamu menginginkan makanan dengan warna merah muda yang cantik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rebus terlebih dahulu buah delima. Kemudian kamu dapat mengolahnya menjadi jus supaya bisa dengan mudah menambahkannya ke dalam adonan makanan.
7. Pewarna Hijau dari Matcha
Selain menggunakan sayuran, pewarna hijau dalam makanan juga bisa kamu peroleh dari teh hijau asal Jepang, yaitu matcha. Tak hanya membuat makanan menjadi lebih menarik, matcha memiliki rasa yang enak, sehingga bisa menambah cita rasa hidangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menariknya, ada banyak bubuk matcha yang tersedia di pasaran. Anda hanya tinggal menambahkan bubuk matcha tersebut ke makanan atau bisa juga dengan melarutkan matcha ke dalam air.
8. Pewarna Biru dari Bluberi
Untuk memberi sentuhan warna biru pada makanan, kamu dapat memanfaatkan buah blueberry. Buah ini mengandung pigmen alami yang disebut antosianin, yang mampu memberikan warna pada makanan.
Menariknya, warna dari blueberry bisa berubah sesuai dengan tingkat pH—semakin tinggi pH-nya, warnanya akan tampak lebih biru. Cara menggunakannya pun cukup sederhana, cukup haluskan blueberry menjadi jus dan campurkan ke dalam hidangan yang diinginkan.
9. Pewarna Ungu dari Kubis Ungu
Kubis ungu lebih dikenal sebagai sayuran, ternyata bisa dimanfaatkan sebagai pewarna alami, khususnya menghasilkan warna ungu atau biru. Untuk mencobanya, kamu cukup memotong dan merebus kubis hingga air rebusannya berubah menjadi gelap dan pekat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!