Setelah Empat Hari, Pendaki Brasil yang Jatuh di Gunung Rinjani Lombok Ditemukan Tewas
📅 Rabu, 25 Jun 2025, 02:04 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
MATARAM - Pemerintah Brasil dan Badan SAR Nasional (Basarnas) pada hari Selasa (24/6), mengatakan, pendaki wanita Brasil yang terjatuh ke jurang di gunung berapi Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat, telah ditemukan tewas, setelah upaya pencarian dan penyelamatan selama berhari-hari.
Dilansir oleh Columbia Broadcasting System (CBS) News, upaya untuk mengevakuasi Juliana Marins, 26 tahun, yang hilang pada hari Sabtu, terhambat oleh cuaca dan medan yang menantang setelah pihak berwenang melihat tubuhnya yang tidak bergerak dengan drone.
"Pemerintah Brasil menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya turis Brasil Juliana Marins yang terjatuh dari tebing di sekitar jalur pendakian dekat kawah Gunung Rinjani," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Brasil.
"Setelah empat hari bekerja keras, terkendala cuaca buruk, medan, dan jarak pandang di wilayah tersebut, tim dari Badan SAR Nasional menemukan jenazah turis Brasil tersebut."
Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, mengatakan tim penyelamat menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dan akan mengevakuasi jenazahnya pada Rabu pagi karena cuaca buruk.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Salah satu tim penyelamat berhasil mencapai korban di kedalaman 600 meter, setelah diperiksa tidak ada tanda-tanda kehidupan," ujarnya kepada wartawan. "Tiga tim penyelamat mendekati korban dan memastikan korban telah meninggal."
Sebuah akun Instagram yang memberikan informasi terbaru dari keluarga Marins selama upaya pencarian juga mengatakan bahwa Marins ditemukan tidak sadarkan diri pada hari Selasa.
"Hari ini, tim penyelamat berhasil mencapai tempat Juliana Marins berada. Dengan sangat sedih, kami informasikan bahwa dia tidak selamat," tulis akun tersebut, yang telah mengumpulkan lebih dari 1,5 juta pengikut sejak Marins hilang, dalam sebuah unggahan pada hari Selasa.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami tetap sangat berterima kasih atas semua doa, pesan kasih sayang, dan dukungan yang telah kami terima."
Pihak berwenang sebelumnya mengatakan bahwa Marins jatuh dan mereka telah melihatnya tetapi dia tidak bergerak.
Pihak berwenang sebelumnya mengatakan bahwa Marins berada di kedalaman sekitar 500 kaki ketika dia pertama kali ditemukan, tetapi telah turun ke lebih dari 1.600 kaki pada hari Senin.
Taman Nasional Gunung Rinjani mengatakan dalam posting media sosial sebelumnya bahwa tim penyelamat menggunakan drone termal, peralatan pendakian gunung, dan helikopter untuk mencapai orang Brasil itu.
Pihak berwenang mengatakan bahwa penyelamat pada hari Sabtu telah mendengar teriakan Marins untuk meminta bantuan dan pada saat itu.
Posting terakhir Marins di Instagram menunjukkan dia melakukan perjalanan solo di sekitar Thailand dan Vietnam sebelum mencapai Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!