Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Geopark: masa depan pariwisata Indonesia

📅 Rabu, 25 Jun 2025, 17:01 WIB | Oleh:

Potensi taman bumi di Indonesia sangat besar dan perlu pengelolaan yang tepat agar dapat mendukung keberlanjutan lingkungan serta meningkatkan pariwisata geologi di tingkat global.

Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk mengangkat nilai-nilai lokal, melestarikan alam, dan menjadikan kawasan-kawasan itu sebagai pusat pembelajaran geologi yang diakui dunia.

Kawasan-kawasan tersebut menawarkan lebih dari sekadar pemandangan alam yang menakjubkan. Mereka juga menjadi pusat pembelajaran bagi masyarakat dan wisatawan mengenai pentingnya pelestarian lingkungan.

Selain itu, keberadaan geopark juga menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal, mulai dari pemandu wisata, hingga pengelola usaha kecil yang berbasis pada produk lokal.

Kembangkan geopark baru

Salah satu tantangan terbesar bagi Indonesia adalah memanfaatkan potensi geologi yang belum tergali di beberapa kawasan untuk dijadikan taman bumi.

Kalimantan, misalnya, menyimpan potensi besar dalam hal geologi dan keanekaragaman hayati. Geopark Meratus merupakan geopark pertama dan satu-satunya di pulau itu yang baru saja mendapatkan pengakuan dari UNESCO.

Meski demikian, masih ada kawasan lain yang layak untuk dikembangkan sebagai taman bumi. Kawasan, seperti Sungai Mahakam dan Gunung Palung, memiliki nilai geologi yang luar biasa, dan jika dikelola dengan baik dapat menjadi bagian dari jaringan geopark global.

Penetapan kawasan-kawasan itu sebagai taman bumi akan memperkenalkan lebih banyak lagi keindahan alam Indonesia ke dunia internasional serta membuka peluang ekonomi bagi daerah-daerah yang selama ini kurang mendapat perhatian.

Pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, seperti akses transportasi, fasilitas wisata, dan pusat informasi, akan menciptakan peluang baru bagi masyarakat setempat untuk berpartisipasi dalam pengelolaan dan pemeliharaan kawasan geopark.

Pemerintah memegang peranan penting dalam keberhasilan pengelolaan taman bumi. Pemerintah daerah, misalnya, bertanggung jawab dalam mengusulkan kawasan yang memiliki potensi geologi untuk dijadikan geopark serta memastikan bahwa pengelolaan kawasan tersebut sesuai dengan standar UNESCO.

Selain itu, pemerintah juga berperan dalam menyediakan dukungan finansial dan kebijakan yang memadai untuk pengembangan taman bumi.

Namun, peran pemerintah tidak hanya sebatas pada tahap penetapan, melainkan juga pada tahap pengelolaan dan pemantauan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.