Geopark: masa depan pariwisata Indonesia
📅 Rabu, 25 Jun 2025, 17:01 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Budi Candra Setya
Jakarta -- Indonesia dengan kekayaan geologinya yang luar biasa kini memiliki 12 kawasan geopark (taman bumi) global yang potensial untuk dikembangkan sebagai kekayaan pariwisata.
Pada April 2025 UNESCO menetapkan Geopark Kebumen dan Geopark Meratus sebagai bagian dari jaringan UNESCO Global Geopark (UGGp). Penetapan ini menambah kekayaan pariwisata Indonesia.
Setiap kawasan taman bumi tidak hanya melestarikan warisan alam, tetapi juga memberikan peluang besar dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan yang berdampak langsung pada pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Masih banyak kawasan di Indonesia yang memiliki potensi geologi serupa dan dapat diusulkan untuk menjadi bagian dari jaringan geopark dunia.
Geopark sebagai kawasan yang diakui oleh UNESCO, merupakan area yang memiliki nilai geologi tinggi yang diintegrasikan dengan konservasi, pendidikan, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Indonesia sebagai negara yang terletak di Cincin Api Pasifik, memiliki banyak kawasan dengan potensi geologi yang luar biasa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Contoh nyata dari keberhasilan geopark di Indonesia dapat dilihat pada Geopark Ciletuh di Jawa Barat, Geopark Rinjani di Nusa Tenggara Barat, hingga Geopark Kaldera Toba di Sumatera Utara.
Potensi geopark
Sebagai negara kepulauan dengan kekayaan alam untuk dikembangkan sebagai sektor pariwisata yang luar biasa dan memiliki banyak potensi geopark yang belum terdaftar di UNESCO.
Dari Sabang hingga Merauke, setiap pulau di Indonesia menyimpan keindahan geologi yang tidak ternilai. Di Sumatera Barat, misalnya, terdapat Geopark Ranah Minang, terdiri atas dua kawasan, yaitu Geopark Sianok-Maninjau dan Geopark Silokek, yang menawarkan pesona pariwisata bentang alam khas dataran tinggi Minangkabau.
Sebaiknya Anda baca juga:
Taman bumi ini tengah dalam proses pengajuan untuk bergabung dalam jaringan UGGp.
Di Jawa Tengah, terdapat Geopark Merapi yang menghadirkan fenomena vulkanik aktif yang dapat menjadi objek penelitian geologi yang sangat bernilai.
Geopark Ciletuh di Sukabumi, Jawa Barat, juga menunjukkan keindahan formasi geologi, seperti air terjun dan pantai, menjadikannya salah satu lokasi yang patut mendapatkan perhatian lebih dalam upaya perlindungan dan pengembangannya.
Kalimantan dan Sulawesi pun tidak kalah menarik dengan keberadaan Geopark Meratus di Kalimantan Selatan dan Geopark Wakatobi di Sulawesi Tenggara yang memiliki kekayaan geologi serta keanekaragaman hayati yang sangat tinggi.
Di Nusa Tenggara, Gunung Rinjani dan Tambora yang legendaris menawarkan nilai geologi yang luar biasa. Tidak hanya itu, Maluku dan Papua juga memiliki Geopark Banda yang terkenal dengan gunung api aktif.
Sementara Teluk Cendrawasih atau Cendrawasih Bay yang kaya akan ekosistem bawah laut dan bentang alam unik juga masih dalam proses menuju geopark nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!