Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rawan Kebakaran, Pemkot Jakbar Bangun Posko Damkar dan Hidran Mandiri di Permukiman Warga

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 09:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rawan Kebakaran, Pemkot Jakbar Bangun Posko Damkar dan Hidran Mandiri di Permukiman Warga Doc: Antara
Ket. Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah.

JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat (Jakbar) membangun Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) dan hidran mandiri di lokasi rawan kebakaran kawasan permukiman RW 03, Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, pada 18 Agustus 2026.

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengatakan berdasarkan hasil rapat pimpinan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Jakarta Barat menjadi wilayah dengan kasus kebakaran tertinggi di Jakarta.

Kondisi tersebut, kata dia, diperparah dengan keterbatasan hidran mandiri dan sulitnya mendapatkan sumber air saat terjadi kebakaran di kawasan padat penduduk.

“Jumlah hidran mandiri di Jakarta Barat paling sedikit dibandingkan dengan wilayah lain. Saat kejadian di Tambora dan Mangga Besar kemarin, petugas harus menarik air dari kali atau wilayah pusat karena sulit mencari titik air di sekitar lokasi,” ujar Iin di Jakarta, Senin.

Menurut dia, dari 11 kelurahan di Kecamatan Tambora, baru empat kelurahan yang memiliki Pos Damkar. Maka dari itu, Pemkot Jakarta Barat berupaya meningkatkan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran di setiap kelurahan.

"Untuk administrasinya, KIB A akan dialihkan ke Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, sementara pembangunan fisik dikoordinasikan melalui Sudin LH. Di lokasi tersebut juga akan dibangun fasilitas multifungsi sebagai pos Gulkarmat dan titik pembuangan sampah baru agar pengelolaan sampah tetap berjalan tanpa menutup akses jalan," kata Iin.

Untuk mendukung rencana tersebut, kata dia, TPS RW 03 Duri Utara yang berada di tengah permukiman akan dialihfungsikan menjadi Pos Damkar sekaligus fasilitas multifungsi.

"Kita juga akan menyiapkan titik pembuangan sampah baru agar pengelolaan sampah tetap berjalan tanpa mengganggu akses jalan," tutur Iin.

Sementara itu, Lurah Duri Utara Ari Kurnia menuturkan Wali Kota Jakarta Barat telah mengeluarkan instruksi untuk mempersiapkan lokasi yang dapat dijadikan Pos Damkar.

“Prioritas utama lokasi tersebut akan dijadikan Pos Damkar,” ungkap Ari.

Dia menambahkan untuk pengelolaan sampah, depo RW 03 akan direlokasi dengan menerapkan sistem transit atau drop point di Jalan KH Mas Mansur, tepatnya di samping SPBU RT 03/RW 03.

Sistem tersebut akan digunakan untuk proses bongkar muat sampah pada malam hingga dini hari agar tidak mengganggu aktivitas warga.

"Lokasi itu memiliki bahu jalan luas, yang diperkirakan dua truk bisa bongkar muat sampah. Sesuai arahan pimpinan, besok bisa dicoba, yang mana proses bongkar muat di atas jam 12 malam. Gerobak sampah buang sampah dan jam 03.00 WIB sudah jelas," terang Ari.

Pembangunan Pos Damkar tersebut rencananya ditandai dengan peletakan batu pertama dalam kick off pencegahan kebakaran se-Jakarta Barat pada 18 Agustus 2026 di wilayah Duri Utara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.