Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Vietnam Mengadili 41 Orang terkait Kasus Korupsi Senilai US$45 Juta

📅 Selasa, 24 Jun 2025, 18:42 WIB | Oleh:
Vietnam Mengadili 41 Orang terkait Kasus Korupsi Senilai US$45 Juta Doc: Istimewa
Ket. Dalam kasus terbaru, pengadilan di Hanoi memulai proses hukum terhadap 30 mantan pejabat provinsi utara Vinh Phuc, Phu Tho, dan Quang Ngai tengah.

HANOI - Vietnam pada hari Selasa (24/6), menggelar sidang kasus korupsi senilai 45 juta dolar AS terhadap 41 orang, termasuk pejabat negara, dimulai di sebagai bagian dari upaya antikorupsi negara komunis tersebut.

Dikutip dari Channel News Asia, kampanye yang disebut "tungku pembakar" melawan korupsi telah menjaring puluhan tokoh senior pemerintah, termasuk dua presiden dan tiga wakil perdana menteri, serta para pemimpin bisnis terkemuka.

Dalam kasus terbaru, pengadilan di Hanoi memulai proses hukum terhadap 30 mantan pejabat provinsi utara Vinh Phuc, Phu Tho, dan Quang Ngai tengah.

Sebelas orang lainnya - pengusaha dan karyawan perusahaan - juga dituduh terlibat dalam korupsi yang menurut jaksa menyebabkan kerugian negara senilai lebih dari 1,16 triliun dong (44,6 juta dolar AS).

Mereka dituduh melakukan pelanggaran termasuk penyuapan, penyalahgunaan kekuasaan, dan pelanggaran hukum mengenai penawaran dan akuntansi.

Jaksa mengatakan bahwa antara tahun 2010 dan 2024, ketua Phuc Son Group, Nguyen Van Hau, menghabiskan lebih dari 5 juta dolar AS untuk menyuap pejabat guna memenangkan kontrak dalam 14 proyek infrastruktur bernilai miliaran dolar di tiga provinsi.

Jaksa mengatakan Hau membawa koper berisi uang tunai ke kantor atau rumah pribadi para pejabat untuk menerima suap.

Mantan ketua partai provinsi Vinh Phuc Hoang Thi Thuy Lan menerima suap terbesar dari Hau, dengan total hampir 2 juta dolar AS- dalam koper yang beratnya mencapai 60 kg.

Pada bulan April, Vietnam memenjarakan mantan wakil menteri perindustrian dan perdagangan selama enam tahun setelah menyatakannya bersalah atas "penyalahgunaan kekuasaan" dalam rencana pengembangan energi surya.


Hoang Quoc Vuong, 62 tahun, telah mengakui menerima suap sebesar 57.600 dolar AS untuk mendukung pembangkit listrik tenaga surya di provinsi Ninh Thuan bagian selatan, tetapi keluarganya telah membayar kembali jumlah tersebut sebelum vonis dijatuhkan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
Daerah
Hadapi Kekeringan, BPBD Cil...
Advertisement
Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.