Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waspada Potensi Gelembung Properti Nasional

📅 Jumat, 20 Jun 2025, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Salah satu cikal bakal yang patut kita dukung adalah pembangunan Sistem Informasi Penilaian Nasional (SIPN) yang sedang dirancang oleh Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Kementerian Keuangan.

Desain kebijakan publik makro harus didasarkan pada pemahaman perilaku pasar. Kebijakan konvensional yang hanya berfokus pada regulasi berbasis insentif dan disinsentif tanpa mempertimbangkan faktor psikologis dan informasi sering kali gagal mencapai tujuan yang diharapkan.

Jika aspek perilaku pasar diabaikan, kebijakan bisa menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan, seperti spekulasi yang semakin agresif atau penghindaran pajak yang lebih kreatif. Pemahaman mengenai keterbatasan informasi, bias kognitif, serta reaksi psikologis terhadap regulasi sangat penting dalam menciptakan kebijakan yang efektif.The Conversation

Lury Sofyan, Behavioral Economist, Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII)

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.