Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perlu Perubahan untuk Cegah Krisis Demografi

📅 Jumat, 20 Jun 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Fokus pemerintahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat ini pada sektor kependudukan dan pembangunan keluarga yakni mengoptimalkan peluang bonus demografi untuk menggapai Indonesia Emas 2045.

Dalam rangka kapitalisasi bonus demografi, maka masyarakat Indonesia harus berkualitas dan itu dimulai dari proses pembangunan keluarga.

Bagaimana GDPK bisa menggali potensi penduduk untuk terserap di lapangan kerja?

Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) dapat menggali potensi penduduk untuk meningkatkan serapan tenaga kerja. Tujuan utama GDPK itu menghubungkan usia dengan pekerjaan yang tersedia di daerah. GDPK itu kalau negara sudah punya sistem, ini akan menjadi pedoman siapa mengerjakan apa dan di mana.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk usia produktif (15–64 tahun) terhadap total populasi pada 2020 sebesar 70,72 persen. Untuk itu perlu ada desain kependudukan yang bisa meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di setiap tahapan usia, mulai dari usia dini hingga lanjut usia (lansia) sehingga bonus demografi dapat diraih.

Pada dasarnya GDPK secara teori akan menjelaskan peta jalan kependudukan agar kedepannya dalam membangun penduduk berkualitas pemerintah mempunyai arah yang jelas.

Saya berharap melalui GDPK maka setiap kebijakan dapat terukur berdasarkan data. 

20250619210234_Capture.JPG

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

23 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.