Satgas Damai Cartenz Bongkar Jaringan Pemasok Senjata KKB di Puncak Jaya
📅 Selasa, 30 Sep 2025, 17:46 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-Satgas Damai Cartenz
TIMIKA - Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz membongkar jaringan pemasok senjata api dan amunisi untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puncak Jaya, Papua. Dalam operasi penegakan hukum, dua anggota KKB berhasil ditangkap bersama barang bukti amunisi yang rencananya akan disalurkan ke kelompok bersenjata lain di wilayah tersebut.
Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol. Faizal Ramadhani dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Timika, Selasa, mengatakan saat melakukan operasi penegakan hukum pada Senin (29/9), jajarannya mengamankan dua anggota KKB yaitu Erek Enumbi alias Udara dan Hugon Gire alias Yemiter Murip.
Saat ditangkap, Hugon Gire alias Yemiter Murip membawa sejumlah amunisi.
"Berdasarkan pengakuan mereka, amunisi itu rencananya akan diserahkan kepada KKB Ternus Enumbi alias Tesko yang juga beroperasi di wilayah Puncak Jaya," kata Faizal Ramadhani.
Adapun barang bukti yang disita aparat berupa enam butir amunisi kaliber 9 mm, dua butir amunisi kaliber 7,62 mm, empat butir amunisi kaliber 5,56 mm, satu tas selempang, satu kantong plastik biru, dua lembar daun pisang, serta satu unit telefon genggam merek Tecno Spark.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Asal-usul amunisi yang disita dari tangan pelaku masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh Satgas Ops Damai Cartenz," ujar Faizal.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga menyebut saat ditangkap, kedua pelaku kedapatan membawa amunisi.
Dengan terungkapnya kasus itu, Satgas Ops Damai Cartenz akan terus menindak tegas jaringan pemasok senjata dan amunisi kepada KKB di Papua.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami mengimbau masyarakat apabila menemukan aktivitas mencurigakan segera melapor ke aparat kepolisian. Tetap tenang, percayakan proses penegakan hukum sepenuhnya kepada kami," imbau Adarma Sinaga.
Evakuasi Empat Pendulang Emas
Sementara itu, personel gabungan TNI/Polri mengevakuasi empat orang pendulang emas yang selamat dari serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di kawasan penambangan emas ilegal Bingki, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Keempat orang pendulang emas itu sempat bersembunyi di hutan di wilayah Bingki sesaat setelah KKB menyerang dan menembak dua orang rekan mereka hingga meninggal.
"Personel gabungan TNI/Polri telah mengevakuasi empat orang pendulang yang selamat dengan berlari dan sembunyi di hutan Bingki setelah penyerangan KKB yang menewaskan dua orang pendulang pada Minggu (21/9)," kata Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Cahyo Sukarnito di Jayapura, Sabtu.
Empat orang pendulang emas yang selamat itu adalah Berty, Bakri Laode, Febri, dan Tarim Baroba.
Setelah dievakuasi dari Bingki, mereka langsung dibawa ke Markas Kepolisian Resor Yahukimo di Dekai.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!