Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRIN: Bioteknologi Kunci Solusi Ketahanan Pangan Nasional

📅 Jumat, 20 Jun 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
BRIN: Bioteknologi Kunci Solusi Ketahanan Pangan Nasional Doc: Sumber: Kementerian Keuangan/kj/ones/and

Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan bioteknologi sebagai salah satu solusi strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, di tengah tekanan perubahan iklim, keterbatasan lahan, dan meningkatnya kebutuhan pangan.

Peneliti Pusat Riset Teknologi Pengujian dan Standar BRIN Prof Bambang Prasetya dalam diskusi "The Science Behind: Food Security" di Jakarta, Kamis (19/6), mengatakan bioteknologi berperan penting dalam mengurangi potensi gagal panen yang diakibatkan perubahan iklim, sekaligus menjadi solusi terhadap tantangan krusial seperti perubahan iklim, penurunan kualitas lahan, dan serangan hama.

"Dengan pengembangan yang bertanggung jawab dan berbasis kebutuhan lokal, teknologi ini dapat mendorong sistem pangan yang lebih tangguh dan berkelanjutan," katanya.

Seperti dikutip dari Antara, Bambang menilai pertanian Indonesia saat ini masih tertinggal sekitar 15-20 tahun dibandingkan dengan negara-negara tetangga dalam hal pemanfaatan benih teknologi.

Oleh karena itu, menurutnya kolaborasi antara lembaga riset dan sektor swasta berperan penting dalam mempercepat adopsi teknologi yang aman, terbukti, dan bermanfaat langsung bagi petani di lapangan.

"Diharapkan dengan mulai digunakannya benih jagung bioteknologi, ketahanan pangan nasional dapat terwujud," ujarnya.

BRIN berkomitmen untuk terus mendorong riset dan pengembangan bioteknologi, serta menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk industri dan petani, agar hasil-hasil inovasi ini dapat diterapkan secara luas dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan ketahanan pangan di Tanah Air. Ini menjadi langkah strategis untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Benih Jagung

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur Bayer Indonesia & Country Commercials Lead Indonesia and Malaysia Yuchen Li mengatakan tantangan multidimensi yang dunia hadapi saat ini menuntut sektor pertanian untuk bertransformasi, di mana cara-cara tradisional tidak lagi mencukupi.

Menurutnya, diperlukan terobosan berbasis ilmu pengetahuan, salah satunya melalui pemanfaatan bioteknologi di bidang pertanian.

"Bayer berkomitmen penuh untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui inovasi ilmiah yang bertanggung jawab, serta membangun kolaborasi erat dengan pemerintah, komunitas ilmiah, dan para petani di lapangan," katanya.

Yuchen memaparkan pihaknya telah mendorong inisiatif dan inovasi berbasis sains untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong ketahanan pangan nasional.

Salah satunya, dengan melahirkan benih jagung bioteknologi DK95 yang telah membantu meningkatkan pendapatan hingga 30 persen berkat hasil panen lebih tinggi dan pengurangan biaya input.

"Dibandingkan dengan benih jagung konvensional, DK95R toleran terhadap herbisida. Herbisida dapat digunakan secara selektif dalam benih jagung DK95R tanpa merusak tanaman jagung. Keunggulan seperti ini menunjukkan potensi besar bioteknologi dalam mendukung praktik pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan," ucap Yuchen Li.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Kemenkes: 3 Juta Orang Terp...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.