Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PSSI Tak Perlu Fasilitasi FIFA, FIFA Banyak Merugikan Timnas

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 14:32 WIB | Oleh:
PSSI Tak Perlu Fasilitasi FIFA, FIFA Banyak Merugikan Timnas Doc: ist
Ket. FIFA diam saja saat AFC memihak untuk putaran empat, mengapa kita memuja-muja FIFA

JAKARTA- PSSI sebaiknya tidak perlu terlalu memfasilitasi FIFA karena tak banyak membantu Timnas. Contoh waktu play offjelang Olimpiade lalu, kita diharuskan bertanding di Prancis, FIFA diam saja.

Saat ini, untuk putaran empat kualifikasi Piala Dunia 2026, FIFA diam saja saat AFC memberi karpet merah untuk kelolosan Qatar dan Arab dengan menjadikannya tuan rumah. Padahal harusnya di tempat netral atau setidaknya home and away. Ini jelas merugikan timnas Indonesia.

Memang dalam kasus horor tragedi Kanjuruhan Indonesia tidak diberi sanksi. Namun, semua juga curiga, apakah itu gratis? Temtu tidak!

Semua bertanya, apakah tidak ada “upeti” buat Presiden FIFA, Gianni Infantino? Hampir tidak mungkin. Andai tidak ada upeti, Indonesia pasti diberi sanksi. Padahal korban tewas tragedi Kanjuruhan sampai 135 orang. Coba ditelusur keluar berapa yang dikeluarkan Indonesia untuk lolos dari sanksi 

Tapi apa yang didapat timnas dari Infantino? Kosong! Saat ini Jakarta ditetapkan sebagai pusat kegiatan regional FIFA untuk Asia Tenggara dan Asia Timur, tidak ada gunanya.

PSSI malah mengatakan ini pencapaian sejarah. Gianni Infantino menandatangani Host Country Agreement (HCA) dalam rangka pendirian FIFA Hub di kantor FIFA Jakarta. Teken ini dilakukan di FIFA Executive Football Summit 2025 yang berlangsung di Miami, Amerika Serikat pada Selasa (17/6).

PSSI tak perlu bangga atas teken ini. Infantino hanya memanfaatkan Indonesia yang memiliki jutaan penggemar sepak bola. Tapi dia tidak pernah membela timnas Indonesia.

Kesepakatan ini melengkapi HCA yang sebelumnya ditandatangani pada November 2023. Setelah HCA di Miami tersebut, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia akan meresmikan perjanjian ini secara hukum melalui pengesahan formal tiga pihak.

PPSI melihat, peningkatan status FIFA Hub di Jakarta akan membuat peran FIFA jauh lebih besar dari sekadar mendukung sepak bola Indonesia, melainkan Asia secara keseluruhan. Apa dukungan FIFA untuk sepak bola Indonesia? Indonesia juga tidak perlulah anugerah FIFA Forward Gold Award. Kita butuh bantuan FIFA untuk timnas, bukan award! Netralkan putaran empat kualifikasi Piala Dunia 2026, itu baru membantu timnas. Infantino menerima banyak, hanya mengembalikan dalam bentuk penghargaan saja, tidak perlu itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.