Kecelakaan Air India: Lebih dari 200 Korban Diidentifikasi Sementara Penyidik Fokus Temukan Penyebab
📅 Kamis, 19 Jun 2025, 12:47 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
NEW DELHI - Otoritas India baru-baru ini mengatakan, lebih dari 200 korban kecelakaan Air India pada 12 Juni telah diidentifikasi melalui pengujian DNA.
Dari Independent, penyelidik yang menyelidiki kecelakaan mematikan penerbangan AI171 yang menewaskan lebih dari 270 orang telah menemukan bahwa sistem tenaga darurat pesawat kemungkinan aktif sesaat sebelum benturan.
The Wall Street Journal melaporkan bahwa hal ini mungkin menunjukkan adanya kegagalan mesin atau hidrolik saat lepas landas, sebuah peristiwa langka dan serius dalam penerbangan komersial.
Namun, para penyelidik belum memastikan apakah kegagalan mesin, hidrolik, atau sistem lain mengaktifkan daya darurat, menurut outlet tersebut, yang mengutip orang-orang yang mengetahui penyelidikan tersebut.
Sementara itu, Air India telah membatalkan 83 penerbangan Dreamliner dalam enam hari terakhir. Air India juga memangkas operasi pesawat berbadan lebar internasionalnya sebesar 15 persen selama beberapa minggu karena inspeksi keselamatan dan gangguan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejauh ini, 26 dari 33 Dreamliner milik maskapai telah dinyatakan lulus setelah pemeriksaan. Regulator tidak menemukan cacat serius pada Dreamliner milik Air India , tetapi melaporkan adanya penundaan perawatan dan masalah koordinasi.
Ketua Air India mengatakan pesawat yang jatuh memiliki riwayat mesin yang bersih
Ketua Air India N Chandrasekaran mengatakan bahwa Boeing 787 Dreamliner yang jatuh minggu lalu memiliki riwayat mesin yang bersih.
Dalam wawancara dengan Times Now, dia mengatakan bahwa mesin sebelah kanan baru dipasang pada bulan Maret tahun ini, dan mesin sebelah kiri terakhir diservis pada tahun 2023.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pesawat itu jatuh tak lama setelah lepas landas dari Ahmedabad, menewaskan 241 orang di dalamnya dan sekitar 30 orang di darat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!