Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kamboja Larang Sinetron dan Impor Buah dari Thailand setelah Sengketa Perbatasan Memburuk

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 13:13 WIB | Oleh:

Hun Manet menambahkan bahwa ia ingin menjaga “perdamaian dan kerja sama yang baik” dengan Thailand.

Kamboja sebelumnya telah merujuk sengketa tersebut ke ICJ, dan pada tahun 1962, pengadilan memutuskan bahwa Preah Vihear, sebuah kuil Hindu abad ke-11, adalah milik Kamboja, meskipun tidak memutuskan mengenai wilayah di sekitarnya. Kamboja meminta klarifikasi atas putusan tersebut pada tahun 2011, dan pada tahun 2013, putusan ICJ menyatakan bahwa wilayah di sebelah kuil tersebut juga merupakan wilayah Kamboja.

Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, mengatakan pemerintah berkomitmen untuk melindungi kedaulatan Thailand dan memastikan perdamaian di sepanjang perbatasan. Ia mengkritik "komunikasi yang tidak profesional", yang tampaknya merujuk pada pernyataan mantan pemimpin Hun Sen di media sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Megapolitan
Akhir Pekan Tetap Bisa Urus...
Advertisement
Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.