Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabupaten Tangerang Siaga, meski Belum Temukan Pasien Positif Covid-19

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 13:32 WIB | Oleh:
Kabupaten Tangerang Siaga, meski Belum Temukan Pasien Positif Covid-19 Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang dr Muchlis di Tangerang, Kamis (19/6).

KABUPATEN TANGERANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Banten, melaporkan belum adanya penemuan pasien positif terjangkit penyakit menular corona virus (Covid-19) di daerah tersebut. Namun, Pemkot Tangerang tetap bersiaga karena memiliki pintu masuk internasional berupa Bandara Soekarno-Hatta (Hatta).

“Alhamdulillah sampai hari ini tidak ada, meski ada laporan dari Kemenkes adanya penemuan pasien Covid-19 di Indonesia. Dan di Kabupaten Tangerang tidak ada kasus,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang dr Muchlis di Tangerang, Kamis (19/6).

Meski demikian, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tengah bersiaga dan melakukan antisipasi adanya penyebaran penyakit menular tersebut.

Langkah awal dalam antisipasi itu, antara lain seperti mengaktifkan kembali fasilitas ruangan perawatan di seluruh rumah sakit umum daerah (RSUD). Kemudian, menyiagakan tim surveilans Covid-19 di setiap puskesmas yang ada di wilayahnya tersebut.

“Jadi teman-teman di rumah sakit sudah diberi surat edaran dan imbauan untuk siaga atau melaporkan apabila adanya penemuan pasien Covid-19," katanya.

Muchlis menambahkan, meski kasus baru Covid-19 itu belum ditemukan, warga Kabupaten Tangerang diimbau agar warga atau masyarakat setempat untuk tetap disiplin serta mentaati protokol kesehatan secara ketat.

“Sepertinya masyarakat sudah paham bagi mana menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan lain sebagainya. Apa lagi sekarang hampir seluruhnya warga sudah menerima dan mendapat vaksinasi Covid-19, jadi kekebalan tubuh pun sudah bertambah,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengonfirmasi bahwa per minggu ke-24 tahun 2025, sudah ada sebanyak 179 kasus Covid-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan pada minggu tersebut, sehingga positivity rate mingguan sebesar 3,13 persen.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman di Jakarta mengatakan, angka 179 itu didapatkan dari sebanyak 10.057 spesimen yang diperiksa, sehingga positivity rate kumulatif yakni sebesar 1,78 persen.

“Jadi 179 itu gabungan dari laporan lab dan sentinel ILI (Influenza-Like-Illness) SARI (Severe acute respiratory infections),” ucap Aji.

Hingga minggu ke-23, jumlah kasus Covid-19 pada sentinel site atau fasilitas pemantauan berjumlah 75 kasus dari 2.352 spesimen yang diperiksa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.