Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ilmuwan: Tanda-tanda Peringatan tentang Perubahan Iklim Semakin Jelas

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 09:05 WIB | Oleh:

"Namun jika Anda melihat pembaruan tahun ini, semuanya bergerak ke arah yang salah."

Laju kenaikan permukaan air laut dalam beberapa tahun terakhir juga mengkhawatirkan, kata para ilmuwan.

Setelah merangkak naik, rata-rata, jauh di bawah dua milimeter per tahun dari tahun 1901 hingga 2018, permukaan lautan global telah naik 4,3 mm per tahun sejak 2019. 

Apa yang Terjadi Selanjutnya? 

Peningkatan tanda muka air laut sebesar 23 sentimeter -- selebar selembar kertas seukuran surat -- selama 125 tahun terakhir telah cukup membahayakan banyak negara kepulauan kecil dan secara drastis memperkuat daya rusak gelombang badai di seluruh dunia.

Kenaikan permukaan laut tambahan sebesar 20 sentimeter pada tahun 2050 akan menyebabkan kerusakan akibat banjir senilai satu triliun dolar setiap tahunnya di 136 kota pesisir terbesar di dunia, menurut penelitian sebelumnya.

Indikator lain yang mendasari semua perubahan dalam sistem iklim adalah apa yang disebut ketidakseimbangan energi Bumi, perbedaan antara jumlah energi matahari yang memasuki atmosfer dan jumlah yang lebih sedikit yang meninggalkannya.

Sejauh ini, 91 persen pemanasan yang disebabkan manusia telah diserap oleh lautan, sehingga menyelamatkan kehidupan di daratan.

Namun, ketidakseimbangan energi planet ini hampir dua kali lipat dalam 20 tahun terakhir, dan para ilmuwan tidak tahu berapa lama lautan akan terus menyerap kelebihan panas ini secara besar-besaran.

Dampak iklim masa depan yang mengerikan, lebih buruk daripada yang pernah dialami dunia, sudah terjadi dalam satu atau dua dekade mendatang.

Namun lebih dari itu, masa depan ada di tangan kita, para ilmuwan menjelaskan dengan jelas.

"Kita akan segera mencapai tingkat pemanasan global 1,5C, tetapi apa yang terjadi selanjutnya bergantung pada pilihan yang akan diambil," kata salah satu penulis dan mantan ketua bersama IPCC Valerie Masson-Delmotte.

Target 1,5C Perjanjian Paris memungkinkan kemungkinan menurunkan suhu global di bawah ambang batas tersebut sebelum akhir abad ini.  

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Menjaga Rupiah dengan BI Rate Tinggi, Akankah Berhasil?

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Menjaga Rupiah dengan BI Ra...

“Panda” Senilai 1 Miliar Dollar AS, Mungkinkah?

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
“Panda” Senilai 1 Milia...
Olahraga
Saatnya Menjadi Juara, Jani...
Ekonomi
Transformasi Empat Bandara ...
Ekonomi
PLTS Oelpuah Jadi Pembangki...
Ekonomi
Dukungan Fiskal Daerah Haru...
Nasional
Tiongkok Diyakini Tetap Per...
Olahraga
Piala Dunia, Kanada Kembali...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.