Tanda Awal Penyakit Jantung, 7 Ciri Kuku Ini Harus Kamu Waspadai, Jangan Diabaikan!
📅 Rabu, 18 Jun 2025, 13:15 WIB | Oleh: Alfina Febriyana
Doc: Pexels
JAKARTA - Tahukah kamu kuku bukan hanya indikator kebersihan atau penampilan? Faktanya, kuku dapat mengungkap petunjuk penting soal kondisi kesehatan, termasuk risiko penyakit jantung yang mematikan.
Perubahan warna, bentuk, dan tekstur kuku dapat menjadi sinyal peringatan dini jantungmu tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Berikut tujuh tanda perubahan pada kuku yang patut diwaspadai!
1. Garis Merah Seperti Pecahan Kayu (Splinter Hemorrhage)
Munculnya garis tipis vertikal berwarna merah atau coklat di bawah kuku menandakan lebih dari sekadar cedera.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bila tak ada trauma sebelumnya, ini menjadi gejala endokarditis bakterial, infeksi serius pada katup jantung yang memicu pembengkakan pembuluh darah halus di bawah kuku.
2. Jari Tabuh (Clubbing Finger)
Kuku tampak melengkung lebih bulat dan ujung jari membesar? Hati-hati, ini dikenal sebagai clubbing finger dan sering dikaitkan dengan penyakit jantung kronis. Kondisi ini disebabkan kurangnya oksigen dalam darah akibat sirkulasi yang tidak optimal.
Sebaiknya Anda baca juga:
3. Kuku Kaki Dingin dan Kebiruan
Jika jari kaki terasa dingin dan tampak kebiruan, bisa jadi itu sianosis, pertanda aliran darah dan oksigen ke bagian tubuh terluar terganggu. Ini mengindikasikan menurunnya kemampuan jantung dalam memompa darah.
4. Garis Hitam Vertikal di Kuku
Waspadai garis hitam pekat yang menjalar dari dasar ke ujung kuku. Ini menjadi gejala acral lentiginous melanoma, jenis kanker kulit langka yang kerap tersembunyi di area tak terduga. Segera konsultasikan ke dokter kulit jika menemukannya.
5. Kuku Mengelupas dari Dasarnya (Onikolisis)
Saat kuku terangkat dan terlepas dari kulit di bawahnya, ini terjadi akibat cedera, infeksi jamur, atau alergi. Namun jika sering kambuh, kondisi ini dapat terkait dengan masalah jantung, anemia, gangguan tiroid, hingga paru-paru.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!