Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kenaikan Harga Minyak Berpotensi Membenamkan Rupiah Lebih Dalam

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

“Langkah ini pada gilirannya memicu dilematisasi keamanan bagi Amerika Serikat dan sekutunya, yang merespons dengan menambah fregat dan menggelar patroli bersama, sehingga memacu spiral persaingan kekuatan di Teluk.

Reaksi timbal balik di arena internasional pun meneguhkan logika perimbangan koalisi: konsumen besar seperti AS, Eropa, dan Jepang memperkuat kehadiran militer dan mempercepat penyelesaian jalur pipa bypass Timur-Barat untuk memastikan aliran minyak tetap stabil. Sementara itu, cadangan minyak strategis disiapkan sebagai penyangga jangka pendek terhadap lonjakan harga, dan mekanisme koordinasi di bawah kerangka International Energy Agency dijajaki agar pelepasan cadangan dapat lebih terukur dan tidak menimbulkan distorsi pasar lebih lanjut.

Dalam jangka menengah, dominasi Iran di Selat Hormuz akan terus menjadi pendorong risk premium sekitar lima hingga sepuluh dolar AS per barel, sambil mempertahankan volatilitas dua hingga tiga persen per hari.

“Jika ketegangan ini berlarut, risiko inflasi energi global meningkat, dengan potensi implikasi politik domestik serius di negara-negara pengimpor. Oleh karena itu, upaya diversifikasi rute pasokan, pengelolaan cadangan strategis, dan penguatan kerja sama maritim kolektif menjadi kunci untuk meredam gejolak harga minyak dan menjaga stabilitas energi dunia,” tutupnya.

Secara terpisah, peneliti ekonomi Core, Yusuf Rendi Manilet mengatakan, apa yang akan terjadi sebenarnya akan tergantung pada seberapa besar magnitude dari konflik Israel- Iran dan berapa lama atau durasi konflik akan berlangsung.

“Kalau kita perhatikan saat ini eskalasinya masih terus mengalami peningkatan dan peningkatan eskalasi tersebut akhirnya memberikan implikasi terhadap kenaikan harga minyak Global,”ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PT Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular

56 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
PT Pertamina Patra Niaga Do...
Nasional
Pascagempa di Laut Sulawesi...
Ekonomi
IHSG Pagi Ini Melemah, Dipi...
Megapolitan
PWI Jaya Gelar OKK Peningka...
Luar Negeri
BMKG: Gempa M 7,7 di Mindan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.