Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Lunglai, Ketegangan Timur Tengah Bikin Pasar Panik!

5 Rabu, 18 Jun 2025, 16:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Lunglai, Ketegangan Timur Tengah Bikin Pasar Panik! IHSG Lunglai, Ketegangan Timur Tengah Bikin Pasar Panik! Doc: ANTARA FOTO/ Muhammad Adimaja
Ket. Ilustrasi - Pekerja berjalan dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

JAKARTA – Pasar saham di Tanah Air ikut terkena imbas meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah, terutama perang antara Iran dan Israel. Padahal, sebelumnya, perang tersebut terlalu mempengaruhi kepercayaan pasar.

Namun, saling serang antara Iran dan Israel terus berlanjut sehingga membuat pasar khawatir, terutama prospek komoditas global.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/6) sore, ditutup melemah 48,06 poin atau 0,67 persen ke posisi 7.107,79, seiring pelaku pasar masih terbebani konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 7,12 poin atau 0,89 persen ke posisi 792,76.

“Bursa regional Asia bergerak melemah, pasar masih terbebani konflik Iran dan Israel yang dikhawatirkan akan meluas,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus di Jakarta.

Dari mancanegara, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertimbangkan serangan terhadap pemimpin Iran dan menuntut penyerahan tanpa syarat.

Sebelumnya, Trump bertemu dengan tim keamanan nasionalnya, yang memicu spekulasi AS dapat bergabung dengan serangan Israel dan meningkatkan kekhawatiran terhadap eskalasi regional yang lebih luas.

Di sisi lain, pelaku pasar mengalihkan perhatian terhadap keputusan dari bank sentral AS The Fed sehubungan dengan suku bunga acuannya yang akan dirilis pada Kamis (19/06) dini hari WIB.

The Fed diprediksi akan mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah, namun pelaku pasar akan berfokus pada arahan ke depan di tengah ketidakpastian tarif dagang dan risiko geopolitik.

Dari dalam negeri, pertemuan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate tetap berada pada level 5,5 persen.

Suku bunga deposit facility diputuskan untuk tetap pada level 4,75 persen. Begitu pula suku bunga lending facility yang diputuskan untuk tetap berada pada level 6,25 persen.

“Ke depan, Bank Indonesia akan terus mencermati ruang penurunan BI-Rate guna mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan tetap mempertahankan inflasi sesuai dengan sasarannya dan stabilitas nilai tukar sesuai dengan fundamentalnya,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo.

Perry mengatakan, kebijakan makroprudensial akomodatif terus dioptimalkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dengan berbagai strategi untuk mendorong pertumbuhan kredit dan meningkatkan fleksibilitas pengelolaan likuiditas oleh perbankan.

Arah bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran untuk menjaga stabilitas dalam rangka memperkuat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tersebut didukung dengan berbagai langkah kebijakan.

Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, dua sektor menguat yaitu dipimpin sektor properti yang naik sebesar 0,72 persen, diikuti oleh sektor industri yang naik sebesar 0,10 persen.

Sedangkan sembilan sektor terkoreksi yaitu paling dalam sektor barang konsumen non primer yang minus 1,15 persen, diikuti oleh sektor teknologi dan sektor kesehatan yang masing-masing turun sebesar 0,99 persen dan 0,90 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Rona
Komposer 'Dragon Ball Z' Te...
Ekonomi
IHSG Hari ini Menguat Mengi...

Harga Cabai Rawit Rp125.000/Kg, Telur Ayam Rp29.500/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp125.000...
Rona
Ini Daftar Lengkap Pemenang...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.