Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Tanah Laut Libatkan Masyarakat Kembangkan Budi Daya Perikanan

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 22:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Tanah Laut Libatkan Masyarakat Kembangkan Budi Daya Perikanan Doc: ANTARA 
Ket. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanah Laut, Ahmad Taufik, saat memimpin apel gabungan di halaman kantor Bupati Tanah Laut di Pelaihari, beberapa waktu lalu.

TANAH LAUT – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanah Laut (DKPP Tala) Provinsi Kalimantan Selatan melibatkan masyarakat untuk mengembangkan budi daya perikanan lewat kelompok tani ikan. Hal tersebut disampaikan agar para ASN bersama kelompok tani bisa bersama-sama memperkuat ketahanan pangan melalui pengembangan sektor perikanan budi daya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanah Laut, Ahmad Taufik, di Pelaihari, Kabupaten Tala, Selasa (17/6), memperkenalkan struktur kerja DKPP yang terdiri atas empat bidang utama, antara lain penguatan sistem pangan masyarakat, perikanan tangkap, perikanan budi daya, dan pengawasan mutu pangan.

Dinas ini juga terlibat dalam kerja lintas sektor bersama instansi terkait lainnya, seperti bidang konstruksi, perhubungan, dan bidang perencanaan yang mendukung ekosistem pangan sehat, bergizi, dan aman.

“Saat ini kita memiliki potensi lahan air sekitar 753 hektare yang bisa dimanfaatkan untuk budi daya ikan air tawar. Bahkan secara umum, potensi lahan yang ada mencapai lebih dari 1.000 lokasi,” ungkapnya.

Bahkan, Ahmad Taufik juga mendorong masyarakat, khususnya kelompok-kelompok baru, untuk membentuk kelompok tani ikan (pokdakan). 

Nantinya, ucap Taufik, kelompok tersebut akan diverifikasi dan dibina DKPP Kabupaten Tala, kemudian diberi bantuan berupa bibit ikan, pakan, serta pendampingan teknis sebagai bentuk dukungan penuh terhadap pengembangan usaha perikanan rakyat.

“Silakan bentuk kelompok dan ajukan proposal. Kami siap memfasilitasi dan mendampingi. Insya Allah ini bisa menjadi berkah untuk kita semua,” tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Nasional
Warga memanfaatkan air send...
Megapolitan
Hilang Kendali, Sebuah Taks...

Tradisi Sembahyang Rebutan di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Rona
Tradisi Sembahyang Rebutan ...

Inflasi bulan Agustus 2026

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Inflasi bulan Agustus 2026
Megapolitan
Pemkab Bogor Masih Diubek-u...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.