Hadapi Ramadan Idul Fitri 2026, Bulog Jamin Harga Pangan Terkendali, Tak Lampaui HET
📅 Jumat, 23 Jan 2026, 20:55 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: istimewa
JAKARTA-Perum Bulog menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga stabilisasi harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. Lembaga tersebut mengupayakan agar harga beras, minyak goreng, dan gula terkendali tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).
Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, mengucapkan Bulog menjalankan arahan Menteri Pertanian untuk menjaga pergerakan harga pangan di pasaran. Bulog papar dia menyiapkan dukungan logistik secara maksimal untuk menghadapi momentum permintaan yang biasanya meningkat.
"Kemudian juga dalam waktu dekat, kita menghadapi bulan suci Ramadan. Dalam bulan suci Ramadan juga kami, Bulog, juga menyiapkan semaksimal mungkin sesuai dengan arahan Bapak Mentan kemarin pagi, agar dijaga betul harga-harga pangan, khususnya beras, minyak, dan gula, tidak boleh di atas HET," kata Rizal di dalam konferensi persnya pada acara Forwabul Fun Sport and Networking Session" di Jakarta, Jumat (23/1).
Bulog ujarnya akan memperkuat sinergi lintas lembaga untuk menjaga stabilisasi dengan menggandeng Satgas Pangan, TNI, Polri, serta pemangku kepentingan di pusat dan daerah.
"Dan ini kami akan bersinergi dengan Satgas Pangan, dengan TNI-Polri, dan seluruh stakeholder terkait di pemerintah pusat maupun daerah untuk menjaga stabilisasi pangan ini,"papar Rizal
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menegaskan bahwa stabilitas harga menjadi fokus utama dalam periode Ramadan hingga Lebaran. Bulog menilai pengendalian harga menjadi kunci agar masyarakat tidak terbebani lonjakan harga bahan pokok.
"Harapan dari Bapak Menteri Pertanian dan kami juga dari Bulog, harga-harga pangan nanti tidak ada yang di atas HET ataupun melonjak tinggi di pasaran," kata Rizal.
Bulog tutur dia berkaca pada kondisi awal tahun dan periode Natal yang berjalan relatif stabil. Bulog menilai stabilitas tersebut terjadi karena kerja sama antarinstansi dan stakeholder di lapangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Karena syukur alhamdulillah di awal tahun baru kemarin maupun Natal, syukur alhamdulillah tidak ada yang terjadi kenaikan-kenaikan harga sembako yang signifikan di pasaran dalam hal ini," imbuhnya.
Rizal menyebut Bulog akan menjaga pola kerja sama tersebut agar berlanjut pada periode Ramadan-Lebaran. Bulog menilai koordinasi lintas pihak membuat situasi pasar lebih terkendali.
"Ini semua berkat kerja sama sinergi dari seluruh pemangku kepentingan sehingga ini bisa tercapai," imbuh Rizal.
Dukungan logistik
Bulog juga beber Rizal menyiapkan dukungan logistik untuk menjaga ketersediaan pasokan. Rizal mengatakan Bulog mengisi gudang-gudang di daerah untuk memastikan distribusi berjalan lancar saat permintaan meningkat.
Bulog menargetkan kondisi pasar tetap stabil selama Ramadan hingga Lebaran. Bulog ingin memastikan tidak ada lonjakan harga yang mengganggu daya beli masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!