Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menko Pangan: Kopdes Merah Putih Wujudkan Ekonomi Kerakyatan

📅 Senin, 16 Jun 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Menko Pangan: Kopdes Merah Putih Wujudkan Ekonomi Kerakyatan Doc: antara
Ket. Zulkifli Hasan Menko Bidang Pangan - Kopdes itu sebetulnya bukan soal uang, tapi soal perhatian, keberpihakan.

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan peran penting Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan masyarakat secara inklusif dan berkeadilan di seluruh Indonesia.

Zulhas menyatakan pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya mengandalkan pelaku usaha besar, tetapi harus melibatkan rakyat melalui pembangunan sistem ekonomi berbasis desa/kelurahan yang partisipatif dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.

"Kita harus membangun agar ekonomi tumbuh, negeri maju," kata Zulhas saat memberi sambutan dalam peringatan Hari Susu Nusantara 2025 di Jakarta, Minggu (15/6).

Seperti dikutip dari Antara, Kopdes Merah Putih dipercaya menjadi ujung tombak pelaksanaan ekonomi kerakyatan dengan menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan baru yang mampu menopang struktur ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Ia menyampaikan bahwa esensi utama dari program Kopdes Merah Putih bukan pada besar kecilnya dana, melainkan pada keberpihakan nyata dan perhatian serius terhadap potensi masyarakat desa.

"Kopdes itu sebetulnya bukan soal uang, tapi soal perhatian, keberpihakan," ucapnya.

Menko Zulhas juga menegaskan pembangunan ekonomi tidak boleh hanya menguntungkan kelompok besar, tetapi harus menyentuh rakyat secara langsung agar keadilan sosial dapat terwujud.

"Nggak mungkin yang maju itu hanya yang besar, tetapi rakyat. Maka dibangunlah ekonomi kerakyatan, untuk melanjutkan itu, ya kita sekarang dipercayakan kepada Menko Pangan sebagai Ketua Satgas yaitu Kopdes Merah Putih," kata Zulhas.

Tiga Tahap

Secara terpisah, Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menginginkan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi contoh pengembangan Kopdes Merah Putih bagi seluruh provinsi di Indonesia.

"Saya berharap Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi contoh bagi provinsi-provinsi lain. Dan saya optimistis bukan karena saya ada darah Yogyakarta, bukan," ujar Budi Arie dalam acara penyerahan SK Badan Hukum Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kalurahan Tamanmartani, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Minggu.

Budi menuturkan program Kopdes Merah Putih terdiri dari tiga tahapan utama. Tahap pertama adalah pembentukan legalitas koperasi yang ditargetkan selesai pada akhir Juni 2025.

Di DIY, menurut dia, tahapan itu telah berjalan baik dan segera dilanjutkan ke tahap kedua, yaitu pembangunan dan pengoperasian koperasi. Tahap ketiga meliputi monitoring, evaluasi, dan pengembangan usaha koperasi.

"Kita enggak usah terburu-buru, tapi harus prudent. Pak Sri Sultan (Gubernur DIY) selalu mengingatkan saya, jangan sampai koperasi ini gagal lagi," ucap dia.

Menteri Budi Arie mengapresiasi Pemda DIY, khususnya Pemerintah Kabupaten Sleman yang dinilai telah menunjukkan komitmen kuat mendukung program ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.