Papua Perketat Uji Pangan MBG 2026! Sayur-Buah Disaring dari Pestisida demi Gizi Aman
📅 Selasa, 28 Apr 2026, 18:45 WIB | Oleh: Tim PenulisJayapura - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Pangan setempat bakal melakukan pengujian pangan segar guna mencegah paparan pestisida, sekaligus untuk memastikan pelaksanaan program prioritas nasional makan bergizi gratis (MBG) pada 2026 berjalan lancar.
Pelaksana Tugas Dinas Pangan Provinsi Papua Sri Utami di Jayapura, Selasa (28/4), mengatakan upaya tersebut difokuskan pada pemeriksaan sayur dan buah yang menjadi komponen utama penyusunan menu bergizi bagi anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui di berbagai wilayah.
"Pengawasan nantinya dilakukan mulai dari tingkat pasar, kebun, hingga dapur penyedia MBG. Selain itu kami juga melakukan pengambilan sampel langsung di dapur-dapur SPPG untuk memastikan bahan pangan yang digunakan aman dikonsumsi," katanya.
Menurut Utami, pengujian dilakukan menggunakan rapid test untuk mendeteksi kandungan berbahaya seperti formalin maupun residu pestisida pada pangan segar.
"Apabila dalam pemeriksaan ditemukan indikasi bahan berbahaya, maka sumber bahan pangan tersebut akan segera ditelusuri dan direkomendasikan untuk tidak digunakan sementara waktu, guna mencegah dampak kesehatan bagi penerima manfaat," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menjelaskan untuk itu pihaknya bakal memperkuat koordinasi dengan pihak penyelenggara MBG di sejumlah daerah.
"Kami baru melakukan koordinasi pada beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Keerom, Kota dan Kabupaten Jayapura dan ke depan pengawasan akan diperluas ke beberapa wilayah lain seperti Sarmi dan Biak Numfor, menyesuaikan kondisi di lapangan," katanya lagi.
Dia menambahkan langkah ini merupakan bagian dari upaya perlindungan konsumen sekaligus memastikan kualitas pangan yang didistribusikan dalam program MBG tetap terjaga.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Harapannya, melalui pengawasan ini, risiko paparan zat berbahaya dapat diminimalisir sehingga program makan bergizi benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!