Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Teknologi Kateter IV Baru Dorong Standar Keselamatan Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit

📅 Senin, 25 Mei 2026, 18:25 WIB | Oleh:
Teknologi Kateter IV Baru Dorong Standar Keselamatan Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Doc: B. Braun Indonesia
Ket. Kateter intravena dari B. Braun Indonesia yang diluncurkan di Jakarta pada hari Sabtu (23/5). Dengan teknologi kontrol darah alat ini diperkenalkan untuk membantu mengurangi risiko paparan darah bagi tenaga kesehatan serta meningkatkan keselamatan pasien di rumah sakit.

JAKARTA — B. Braun Indonesia meluncurkan Introcan Safety® 3 (IS3), kateter intravena generasi terbaru yang dirancang untuk meningkatkan perlindungan tenaga kesehatan dari risiko paparan darah selama prosedur klinis di rumah sakit.

Peluncuran produk tersebut digelar di kawasan Thamrin Nine, Jakarta Pusat, pada 23 Mei 2026. Teknologi baru yang dibawa Introcan Safety® 3 mengusung sistem blood control septum yang diklaim mampu membantu mewujudkan standar keselamatan “zero blood exposure” atau meminimalkan kontak darah yang terlihat selama pemasangan kateter intravena.

Presiden Direktur B. Braun Indonesia, Rainer Ruppel, mengatakan Indonesia menjadi pasar penting bagi pengembangan solusi kesehatan yang presisi dan terintegrasi. Indonesia merupakan pasar strategis yang menuntut solusi kesehatan presisi, terintegrasi, dan andal.

“Kehadiran Introcan Safety® 3 mencerminkan komitmen kami dalam menghadirkan inovasi keselamatan global ke Indonesia yang membantu melindungi tenaga kesehatan sekaligus mendukung perawatan pasien yang berkualitas tinggi,” ujar Rainer dalam peluncuran tersebut.

Menurut data tinjauan sistematis klinis yang dirujuk perusahaan dari penelitian Fereidouni et al. (2018), paparan darah dan cairan tubuh masih menjadi salah satu risiko terbesar yang dihadapi tenaga kesehatan di rumah sakit. Risiko paparan darah saat pemasangan kateter IV disebut dapat mencapai 10 kali lebih tinggi dibandingkan cedera akibat tertusuk jarum.

Melalui teknologi kontrol darah terbaru, Introcan Safety® 3 dirancang untuk membantu mengurangi risiko tersebut. Produk ini juga dilengkapi fitur perlindungan otomatis yang aktif segera setelah digunakan tanpa memerlukan langkah tambahan dari pengguna.

Fitur keselamatan pasif tersebut diharapkan dapat membantu tenaga medis meminimalkan risiko paparan darah sekaligus menjaga efisiensi alur kerja klinis sehari-hari di rumah sakit.

Dalam diskusi ilmiah yang menjadi bagian dari peluncuran produk, sejumlah perwakilan rumah sakit dan organisasi profesi keperawatan turut menyoroti pentingnya perlindungan tenaga kesehatan melalui penggunaan teknologi closed system.

Ketua INA-PERSAI, Dr. Masfuri, mengatakan perkembangan teknologi kateter intravena kini menjadi bagian penting dalam meningkatkan keselamatan tenaga kesehatan dan pasien.

“Kemajuan teknologi pada kateter IV menjadi standar baru untuk memberikan keamanan tambahan bagi tenaga kesehatan dari paparan darah serta mengurangi risiko penyebaran patogen kepada pasien. Hal ini berdampak signifikan pada kepuasan dan kenyamanan pasien,” ujarnya.

Melalui peluncuran Introcan Safety® 3, B. Braun Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung transformasi layanan kesehatan nasional menuju sistem yang lebih aman, modern, dan berstandar internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.