Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SPMB Pangkalpinang Mengapa Sampai Bisa Terjadi Overload

📅 Jumat, 13 Jun 2025, 18:35 WIB | Oleh:
SPMB Pangkalpinang Mengapa Sampai Bisa Terjadi Overload Doc: ist
Ket. siswa

JAKARTA – Ada pertanyaan mengapa dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 di Kota Pangkalpinang terjadi overload atau kelebihan. Ini hasil temuan Perwakilan Ombudsman Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Overload terjadi karena ada sikap favoritisme sekolah tertentu.

“Favoritisme terhadap sekolah tertentu masih menjadi tren di kalangan masyarakat, sehingga terjadi overload pendaftaran SPMB di beberapa sekolah," kata Kepala Perwakilan Ombudsman Kepulauan Babel, Shulby Yozar Ariadhy, di Pangkalpinang, Kamis.

Menurutnya, hasil pengawasan SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 di SDN 15 dan SDN 6 Kota Pangkalpinang ditemukan adanya lonjakan pendaftar calon peserta didik (CPD) yang melebihi kuota rombongan belajar (rombel) yang tersedia. Hal ini mengindikasikan adanya sikap favoritisme di kalangan masyarakat, sehingga kurangnya CPD di beberapa SD, penyebarannya jadi tidak merata.

“Kita harus berupaya menghilangkan favoritisme sekolah, agar animo masyarakat lebih merata terhadap pemilihan sekolah sehingga tidak terjadi lonjakan pendaftaran CPD ini," katanya.

Shulby menyatakan dalam pengawasan SPMB tahun ini juga ditemukan fakta yang cukup mengejutkan di lapangan yang harus menjadi atensi seperti pada proses verifikasi data seleksi SPMB TA 2025/2026.

"Masih ditemukan adanya orang tua yang tetap bertahan mendaftarkan anaknya ke sekolah dengan tidak mencabut berkas pendaftaran tertentu walaupun secara regulasi juknis tidak bisa mendaftar di sekolah tersebut," katanya.

Dia memahami, setiap orang tua pasti ingin yang terbaik bagi anak, apalagi dalam memperoleh pendidikan. Namun alangkah baiknya jika seluruh pihak bisa saling menahan diri untuk tidak memaksakan kehendak.

"Pada akhirnya yang menjadi korban adalah anak-anak ini. Oleh karena itu, kami selalu mengimbau untuk Dinas Pendidikan maupun orang tua dapat berkomitmen melaksanakan SPMB dengan tidak menambah rombel dan sesuai dengan aturan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Dua Kapal Tanker Minyak Diserang di Selat Hormuz

49 menit yang lalu | Lili Lestari

Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.