Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

80 Rumah Warga di Kabupaten Agam Rusak Diterjang Lahar Dingin Gunung Marapi

📅 Jumat, 13 Jun 2025, 19:05 WIB | Oleh:
80 Rumah Warga di Kabupaten Agam Rusak Diterjang Lahar Dingin Gunung Marapi Doc: antara foto
Ket. Banjir lahar dingin Gunung Marapi di Sumbar.

LUBUK BASUNG - Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengatakan sebanyak 80 unit rumah yang mengalami rusak dengan kategori berat, sedang dan ringan di daerah itu akibat banjir lahar dingin Gunung Marapi pada Mei 2024.

"Ini berdasarkan verifikasi dan validasi data dilakukan tim dari Pemkab Agam," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam Budi Perwira Negara di Lubuk Basung, Jumat (13/6).

Ia mengatakan, dari 80 unit rumah itu dengan kondisi berat sebanyak 54 unit, sedang enam unit dan ringan 20 unit tersebar di Kecamatan Sungai Pua, Ampek Angkek, Canduang, Banuhampu dan Malalak.

Data tersebut, tambahnya berdasarkan verifikasi dan validasi yang dilakukan tim yang berasal dari BPBD Agam, Dinas Perumahan dan Permukiman Agam, Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Agam dan lainnya.

"Verifikasi dan validasi baru selesai dilakukan tim di lima kecamatan itu," katanya.

Ia mengatakan, sebelumnya jumlah rumah rusak akibat banjir lahar dingin Gunung Marapi sebanyak 258 unit berdasarkan data yang dihimpun tim dari pemerintah nagari atau desa.

Setelah itu dilakukan verifikasi dan validasi data awal didampingi BNPB pusat melalui program hinaris.

Data tersebut dicocokkan dengan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Lalu ditetapkan berdasarkan nama dan alamat atau by name by address (BNBA) dan data itu ditetapkan melalui surat keputusan bupati.

Selanjutnya proses berjalanan dalam rangka mendapatkan data kerusakan dilakukan verifikasi dan validasi untuk mencocokkan kerusakan dengan kategori kerusakan 20-30 persen dengan kondisi rusak ringan, 30-70 rusak sedang dan 70 ke atas rusak berat.

Verifikasi dan validasi data untuk memastikan tidak boleh dabel dengan bantuan rumah relokasi terpadu, rumah tidak disewakan, rumah milik sendiri, tidak ganda dengan istri atau anak dan lainnya.

"Dari verifikasi dan validasi itu didapatkan 80 rumah yang rusak," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.