Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Betapa Rawannya Nasib Kukang, Sangat Terancam Punah

📅 Kamis, 12 Jun 2025, 13:08 WIB | Oleh:
Betapa Rawannya Nasib Kukang, Sangat Terancam Punah Doc: ist
Ket. kukang

JAMBI – Ada yang mengenal kukang? Binatang ini sangat hampir punah, perlu ekstrapemeliharaan yang tersisa.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi melepas liarkan dua ekor satwa dilindungi jenis kukang (nycticebus) ke kawasan hutan Cagar Alam Durian Luncuk II di Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi.

Kepala BKSDA Jambi Agung Nugraha di Kota Jambi, Kamis, mengatakan pelepasan dua ekor kukang itu telah dilakukan tim ke habitatnya, karena satwa tersebut termasuk yang dilindungi dalam undang-undang.

Kegiatan pelepasliaran ini dilakukan oleh tim dari Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Jambi pada 11 Juni 2025. Satwa kukang tersebut merupakan hasil penyerahan sukarela masyarakat Kota Jambi ke BKSDA setempat.

Agung mengatakan sebelum dilepaskan, kedua satwa tersebut telah dilakukan observasi medis, penanganan dan perawatan oleh tenaga medik veteriner di tempat penyelamatan satwa (TPS) BKSDA Jambi.

Berdasarkan hasil observasi medis yang dilakukan oleh tenaga medik veteriner, kedua satwa kukang tersebut telah memenuhi syarat untuk dilepasliarkan kembali ke habitat yang lebih aman agar dapat hidup dengan sejahtera, lestari dan berkembang biak, sehingga populasinya dapat meningkat.

Cagar Alam Durian Luncuk II adalah lokasi yang tepat menjadi rumah baru bagi kedua satwa kukang tersebut, karena dapat memberikan perlindungan bagi satwa liar dan habitatnya, serta memastikan terjaganya kelestarian keanekaragaman hayati.

"Kehadiran dua ekor kukang yang dilepasliarkan di Cagar Alam Durian Luncuk II dapat berperan sebagai penyeimbang ekosistem, penyebar biji, sehingga membantu regenerasi hutan serta menjaga keseimbangan rantai makanan di hutan," kata Agung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

15 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

21 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.