Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mahasiswa Vokasi UI Borong Juara PSPEC dengan Inovasi Fisioterapi

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 07:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mahasiswa Vokasi UI Borong Juara PSPEC dengan Inovasi Fisioterapi Doc: ANTARA
Ket. Mahasiswa Vokasi UI borong juara PSPEC dengan inovasi fisioterapi.

DEPOK – Mahasiswa program studi Fisioterapi, Program Pendidikan Vokasi, Universitas Indonesia, menorehkan prestasi membanggakan dengan mengamankan seluruh peringkat juara dalam ajang Problem Solving and Engineering Challenge (PSPEC) 2025 yang diselenggarakan Universitas Hasanuddin.

Juara 1 diraih oleh Tim Bubur Diaduk yang beranggotakan Hanif Maulana dan Saffanah melalui karya berjudul Program STEPS. Program ini merupakan pendekatan fisioterapi holistik untuk mencegah text neck syndrome sekaligus meningkatkan performa atlet esports.

Hanif dalam keterangannya, Rabu (21/1), menyampaikan bahwa solusi yang mereka rancang berangkat dari realitas kebutuhan atlet esports masa kini.

“Kami melihat banyak atlet esports mengalami keluhan leher, bahu, dan punggung akibat postur dan durasi bermain yang panjang. Melalui STEPS, kami ingin menghadirkan solusi yang dapat mengatasi permasalahan tersebut sekaligus meningkatkan performa mereka secara berkelanjutan,” ujar Hanif.

Juara 2 diraih oleh Tim Thunder Strike, yang terdiri dari Andi Marianne Ieouaneeta Irawan dan Nadia Achmad, dengan karya TWIST dan WRIST. Program ini berfokus pada rehabilitasi dan pencegahan De Quervain’s tenosynovitis, cedera yang umum dialami atlet esports pada ibu jari dan pergelangan tangan.

Inovasi ini memadukan terapi konvensional dengan media musik ritmis dan video imersif untuk meningkatkan motivasi latihan, serta efektivitas proses pemulihan.

Sementara itu, Juara 3 diraih oleh Tim Tahu Bulat yang beranggotakan Hasya Lailatul Fitri dan Muh. Rafi Zhafran Makrudy dengan konsep G.A.M.E (Guided, Active, Mobility, Ergonomic). Pendekatan ini ditujukan untuk menangani gangguan postur seperti tech neck dan upper cross syndrome pada atlet esports yang banyak bekerja dalam posisi duduk statis.

Metode ini menekankan kombinasi latihan terstruktur, panduan aktif, mobilitas dinamis, dan penerapan prinsip ergonomi untuk menjaga kesehatan sekaligus menunjang performa atlet.

Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Padang Wicaksono menyatakan bahwa prestasi ini menunjukkan keunggulan kurikulum Vokasi UI yang berbasis pada kebutuhan industri dan masyarakat.

“Keberhasilan mahasiswa Vokasi UI menyapu bersih seluruh juara di PSPEC 2025 menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran terapan yang kami kembangkan mampu menghasilkan insan yang inovatif, adaptif, dan siap menjawab tantangan di lapangan," katanya.

Selain itu, kompetisi ini menjadi wadah untuk penguasaan ilmu, peningkatan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Selamat kepada para mahasiswa Vokasi UI yang sudah mengharumkan nama almamater Universitas Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.