Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Skor Keamanan Siber Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 20:35 WIB | Oleh:

Solusi siber yang paling banyak digunakan olehperusahaan-perusahaan menengah di Indonesia adalah aplikasi dan keamanan data, pemantauan dan operasi keamanan (SOC), serta cloud dan teknologi baru.

Adopsi AI tertinggal dari investasi. Di tengah pesatnya pertumbuhan adopsi AI di bisnis lokal, perusahaan-perusahaan menengah Indonesia secara aktif memprioritaskan investasi untuk (1) memperkuat ketahanan siber, (2) meningkatkan keterampilan tim TI dan keamanan internal, dan (3) mengoptimalkan ekosistem keamanan mereka.

Meskipun adopsi AI tidak termasuk dalam tiga investasi teratas selama 24 bulan ke depan, fokus ini mencerminkan pergeseran strategis untuk memperkuat kemampuan keamanan bersamaan dengan merangkul kemajuan teknologi. Komitmen ini menyoroti pendekatan proaktif mereka dalam melindungi aset sambil membangun keahlian dalam tim mereka untuk perlindungan yang berkelanjutan.

Menurut Country Manager, Indonesia, Palo Alto Networks Adi Rusli, skor benchmark keamanan siber Indonesia menunjukkan tingkat kematangan yang relatif kuat dibandingkan dengan negara-negara lain di Jepang dan kawasan Asia Pasifik yang lebih luas. Alokasi anggaran yang lebih tinggi oleh perusahaan-perusahaan menengah menekankan komitmen serius untuk memperkuat postur keamanan siber mereka, memandangnya sebagai prioritas bisnis strategis daripada sekadar fungsi TI.

“Membangun ekosistem keamanan siber yang kuat dan terpadu - yang disesuaikan dengan pasar Indonesia yang beragam, memanfaatkan potensi pertumbuhan ekonomi, dan memanfaatkan AI untuk meningkatkan pengambilan keputusan - dapat semakin memberdayakan para pemain mid-market. Hal ini sangat penting karena pemerintah ingin menyandarkan pertumbuhan PDB di masa depan pada ekonomi digital dan AI pada tahun 2045," ungkapnya.

Tim Dillon, Founder, Director, Principal Analyst End User, Tech Research Asia, menuturkan, penelitian tersebut menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan menengah di kawasan ini telah membuat kemajuan penting dalam memperkuat postur keamanan siber mereka.

"Namun, masih ada peluang besar bagi para mitra untuk mendukung kemajuan yang berkelanjutan, terutama di bidang pendidikan dan pelatihan tenaga kerja, manajemen identitas dan akses, serta keamanan aplikasi dan data," ungkapnya.


Laporan Benchmark Keamanan Siber untuk Asia-Pasifik dan Jepang, yang dikembangkan bekerja sama dengan Tech Research Asia (TRA), mensurvei lebih dari 2.800 perusahaan-perusahaan skala menengah di 12 negara dan berbagai industri. Laporan ini memberikan gambaran tentang kematangan keamanan siber di kawasan ini dan memberikan panduan praktis untuk perbaikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

37 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.