Yuk Makan Semur Legendaris dalam Gang Buntu di Malang
📅 Selasa, 10 Jun 2025, 11:49 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Malang mungkin adalah salah satu kota di Nusantara yang tidak pernah kehabisan daya tarik kuliner. Semakin di jelajahi, semakin kita akan menemukan pilihan baru yang akan menggagalkan setiap niat diet wisatawan!
Dari sebuah gang buntu di kawasan pusat kota, kali ini kita akan mencoba satu lagi sajian yang melenda dari Malang, Jawa Timur: Semur Bu Kus.
Ya, semur dengan hidangan utamanya daging rebus dan kentang dengan kuah coklat, populer dengan sensasi manisnya yang berasal dari campuran kecap manis di dalamnya. Dalam praktiknya, penyajian semur juga memiliki ragam variasi seperti penambahan tahu, tempe, telur, dan bahan lain-lain sesuai dengan selera masyarakat di daerah masing-masing.
Adalah Kusmiati, warga yang tinggal dalam sebuah gang kecil di Jalan Zainul Arifin Kecamatan Klojen, kini meneruskan usaha keluarga yang diturunkan oleh neneknya di tahun 1980-an. Kala itu warga sekitar kerap menikmati membeli aneka menu rumahan rumah Bu Kus, demikian biasa dipanggil.
"Dulu di gang ini ada kos-kosan mahasiswa, mereka kalau cari makan sering di sini. Begitu juga dengan warga yang lain," ujar Bu Kus.
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena ramah di kantong tapi "mahal" di lidah, menu-menu seperti semur, nasi campur, sop, urap-urap, sate komoh, ayam goreng, dan aneka lauk tambahan lain seperti perkedel, mendol, dan dadar jagung akhirnya semakin dikenal masyarakat Malang yang mengetahuinya dari kabar mulut ke mulut.
"Semakin banyak yang datang karena getok tular," ujar Pak Kus, suaminya.
Dan menu yang paling menjadi favorit pelanggan adalah sop semur daging Bu Kus, yang masih dimasak dengan menggunakan arang sebagai sumber apinya. Rasanya "medok" manis, plus sensasi rempah dari campuran pala, cengkih bawang merah dan bombay dengan sensasi sangat kuat, sampai-sampai tertinggal di tenggorokan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seiring waktu dan berkembangnya Malang sebagai hub wisata di Jatim, saat ini pelanggan Semur Bu Kus bukan hanya warga Malang tapi tentu saja wisatawan yang datang dari berbagai daerah.
Istimewanya lagi, pengunjung bisa langsung makan di tempat, dalam ruang tamu mungil rumah Bu Kus yang langsung bersebelahan dengan dapur tempat menu-menu disiapkan. Pengalaman santap di kursi tamu dalam ruangan seukuran 3x3 meter ini memberikan sensasi homy, serasa di rumah sendiri.
Namun banyak juga pelanggan yang memesan menu melalui aplikasi online untuk di santap di rumah.
Bagi Anda yang berminat, sebaiknya datang pagi atau siang hari karena warung Bu Kus buka setiap hari sekitar pukul 08.30-13.30 WIB. Harga yang dibanderol untuk setiap porsi rata-rata 17 ribu rupiah sedangkan untuk lauk tambahan berkisar 2 ribu rupiah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!