Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pendaftaran Kursus Generative AI di Indonesia Meningkat Sebesar 237 Persen

📅 Selasa, 10 Jun 2025, 10:25 WIB | Oleh:
Pendaftaran Kursus Generative AI di Indonesia Meningkat Sebesar 237 Persen Doc: Coursera
Ket. Laporan tahunan Global Skills Report dari Coursera, tentang Indonesia. Pertumbuhan sebesar 237% pada pendaftaran kursus GenAI dan 41% pada pendaftaran Sertifikat Profesional, serta peningkatan kebutuhan soft skills di dunia kerja.

JAKARTA – Platform pembelajaran online Coursera, merilis laporan tahunan Global Skills Report yang mencatat peningkatan pendaftaran kursus Generative AI (GenAI) di Indonesia sebesar 237% dibanding tahun sebelumnya (YoY). Angka ini jauh di atas rata-rata Asia Pasifik (132%) dan global (195%).

Temuan ini mencerminkan percepatan pengembangan keterampilan digital di Indonesia, sekaligus memperkuat perannya sebagai pusat inovasi AI dan transformasi tenaga kerja di kawasan Asia Pasifik.

Berdasarkan data dari komunitas global Coursera yang terdiri dari lebih dari 170 juta pembelajar di seluruh dunia, laporan ini mencatat tren keterampilan yang semakin dibutuhkan berdasarkan data dari lebih dari 100 negara. Di edisi ketujuh tahun ini (2025), Indonesia menempati peringkat ke-47 secara global dalam menguasai keterampilan secara keseluruhan, dan peringkat ke-12 di Asia Pasifik.

Pembelajar Indonesia menunjukkan tingkat kompetensi sebesar 41% dalam bidang bisnis, 58% dalam teknologi, dan 60% dalam data science. Dalam AI Maturity Index yang baru diperkenalkan oleh Coursera, Indonesia menempati peringkat ke-43.

“Peringkat ini mencerminkan kesiapan Indonesia dalam membangun ekosistem riset kecerdasan artifisial, inovasi, dan talenta digital yang terus berkembang,” ujar Head of Asia Pacific, Coursera, Eklavya Bhave melalui siaran pers pada hari Selasa (10/6).

Capaian Indonesia ini turut diperkuat oleh berbagai inisiatif nasional seperti Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial Indonesia 2045 dan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM), yang bertujuan untuk mentransformasi sistem pendidikan dan ketenagakerjaan.

Laporan Future of Jobs 2025 dari World Economic Forum mencatat bahwa sebanyak 83% perusahaan di Indonesia memproyeksikan transformasi besar dalam operasional mereka pada 2030, jauh di atas rata-rata global sebesar 60%.

Perubahan ini terlihat dari tren pembelajaran di Coursera, di mana keterampilan yang jadi fokus perusahaan atau pemberi kerja mengalami peningkatan signifikan: pendaftaran kursus Customer Service naik 53%, Curiosity 51%, AI dan Machine Learning 48%, serta Creative Thinking 40%. Ini kata Eklavya menandakan peralihan menuju ekonomi modern yang menuntut kemampuan digital, bisnis, dan sosial yang seimbang.

“Indonesia sedang mempersiapkan tenaga kerja yang melek digital. AI kini menjadi fokus utama bagi perusahaan pemberi kerja, dan para pembelajar meresponsnya dengan membekali diri lewat keterampilan GenAI agar tetap relevan dan kompetitif," ujar dia.

"Mulai dari strategi nasional hingga kebijakan pendidikan yang mendukung penguasaan keterampilan masa depan, kami melihat komitmen besar untuk membekali masyarakat dengan kombinasi keterampilan teknis, bisnis, dan humanis. Coursera bangga menjadi mitra dalam transformasi ini, melalui kolaborasi lintas sektor pendidikan, industri, dan pemerintah untuk membangun talenta siap kerja yang inklusif," tambahnya.

Temuan utama untuk Indonesia:

Coursera juga memaparkan temuan khusus di Indonesia. Di sini kemampuan GenAI menjadi fokus utama, namun kesenjangan partisipasi gender masih ada: Pendaftaran kursus GenAI di Indonesia naik 237% dibanding tahun sebelumnya. Namun, hanya 28% pesertanya merupakan perempuan, meskipun gender ini mencakup 49% dari total pembelajar Coursera di Indonesia.

Permintaan terhadap kredensial kerja terus meningkat: Pendaftaran Sertifikat Profesional naik 41%. Hal ini mencerminkan minat tinggi terhadap program berbasis hasil (outcome-based programs). Namun, hanya 26% pendaftarnya merupakan perempuan, menunjukkan kesenjangan partisipasi dalam kredensial kerja yang masih perlu diatasi.

Para pembelajar mengembangkan keterampilan teknis dan bisnis: Keterampilan yang paling banyak dipelajari meliputi Deep Learning, Penggunaan Machine Learning, Akuntansi Korporat, dan Manajemen Proses Bisnis. Hal ini mencerminkan pembelajaran lintas bidang yang sejalan dengan inisiatif nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Gelombang Panas Sapu Spanyol, 212 Nyawa Melayang Akibat Suhu Ekstrem

Gelombang Panas Sapu Spanyol, 212 Nyawa Melayang Akibat Suhu Ekstrem

25 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.