Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sequis Empower Hours Perkuat Conscious Branding dan Ketahanan Finansial Perempuan Wirausaha

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 23:05 WIB | Oleh:
Sequis Empower Hours Perkuat Conscious Branding dan Ketahanan Finansial Perempuan Wirausaha Doc: Sequis
Ket. Ilustrasi perempuan wirausaha. Sequis Life menggelar webinar Sequis Empower Hours yang membahas conscious branding, keberlanjutan bisnis, dan ketahanan finansial bagi perempuan wirausaha menjelang Sequis SHEPRENEUR 2026.

JAKARTA — PT Asuransi Jiwa Sequis Life menggelar webinar “Sequis Empower Hours” bertema Building Conscious Brands: Sustainability, Wellness, & Local Impact sebagai bagian dari rangkaian Road to Sequis SHEPRENEUR 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 15 Mei 2026 itu diikuti lebih dari 700 perempuan wirausaha, pelaku usaha, dan komunitas dari berbagai daerah.

Melalui webinar tersebut, Sequis Life mendorong perempuan wirausaha untuk membangun bisnis yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki nilai keberlanjutan, dampak sosial, dan relevansi jangka panjang bagi konsumen.

Program Sequis Empower Hours menjadi bagian dari persiapan menuju Sequis SHEPRENEUR 2026 yang akan digelar pada pertengahan Mei mendatang. Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas bisnis sekaligus meningkatkan literasi finansial perempuan wirausaha agar mampu membangun usaha yang adaptif, berkelanjutan, dan berdampak bagi lingkungan sekitar.

Dalam sesi berbagi pengalaman, tiga perempuan wirausaha hadir membagikan strategi membangun bisnis berbasis conscious branding.

Founder dan Director KaIND, Melie Indarto, menjelaskan pentingnya membangun bisnis fesyen berkelanjutan melalui pemanfaatan wastra lokal, seperti kain tenun dan batik, serta penggunaan bahan ramah lingkungan seperti sutra eri atau peace silk. Menurutnya, konsep bisnis yang menggabungkan pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, dan produksi berkelanjutan mendapat respons positif dari konsumen.

Ia menilai bisnis yang bertumbuh tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga menghadirkan nilai, manfaat, dan cerita yang relevan bagi konsumen, sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha dan dampak sosial.

Sementara itu, Founder Bonvie.id, Angela Vernanda, menyoroti pentingnya koneksi emosional dengan konsumen dalam membangun brand kecantikan. Menurutnya, konsumen kini tidak hanya mencari produk, tetapi juga memperhatikan transparansi, nilai, dan kedekatan dengan brand.

Angela mengaku keterlibatannya secara langsung dalam proses produksi, operasional, pemasaran, hingga menjaga hubungan dengan pelanggan membantunya memahami pendekatan conscious branding yang autentik dan relevan dengan kebutuhan konsumen.

Adapun Founder MomaKECE Community, Dita Kusuma Hapsari, menekankan pentingnya komunitas sebagai ekosistem kolaboratif bagi perempuan wirausaha. Menurutnya, komunitas dapat menjadi ruang untuk saling belajar, bertumbuh, dan memperluas jaringan bisnis.

Ia menilai kolaborasi dan dukungan antaranggota komunitas dapat menjadi fondasi berkembangnya sebuah usaha sehingga perempuan wirausaha tidak merasa berjalan sendiri dalam membangun bisnis.

Ketiga pembicara sepakat bahwa conscious branding kini menjadi pendekatan penting dalam dunia usaha karena bisnis tidak lagi sekadar mengejar pertumbuhan komersial, tetapi juga harus memiliki makna dan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun lingkungan.

Selain membahas branding, webinar tersebut juga menyoroti pentingnya ketahanan finansial sebagai fondasi bisnis yang berkelanjutan. Business Development Sequis Life, Christle Honora, menjelaskan pentingnya memisahkan keuangan pribadi dan bisnis sejak awal membangun usaha.

Menurut Christle, perencanaan keuangan yang terstruktur melalui pengelolaan arus kas, manajemen utang, dana darurat, proteksi, dan perencanaan jangka panjang menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan bisnis.

“Perencanaan keuangan yang terstruktur berguna untuk membangun fondasi finansial yang kuat. Dengan manajemen risiko yang baik, perempuan wirausaha akan lebih siap menjaga pertumbuhan usaha secara berkelanjutan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.