Pendaftaran Kursus Generative AI di Indonesia Meningkat Sebesar 237 Persen
📅 Selasa, 10 Jun 2025, 10:25 WIB | Oleh: Haryo BronoSoft skills semakin menjadi prioritas: Pembelajar Indonesia juga aktif membangun keterampilan seperti critical thinking, curiosity, dan creative thinking, kemampuan yang penting di era kerja berbasis AI.
Eklavya menuturkan, dengan lebih dari 2 juta pembelajar dan usia median 30 tahun, Indonesia memiliki populasi anak muda yang siap bersaing di tengah dinamika ekonomi global. Namun, untuk mencapai target 9 juta talenta digital pada 2045, diperlukan tambahan sekitar 600.000 tenaga kerja digital baru setiap tahun.
Saat ini, perguruan tinggi hanya menghasilkan sekitar 200.000 hingga 400.000 lulusan dengan keterampilan digital per tahun. Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, diperlukan upaya nasional yang terarah dan kolaboratif, seperti memperluas kemitraan publik-swasta, mengintegrasikan micro-credential dalam pendidikan tinggi, serta meningkatkan akses terhadap pembelajaran daring.
“Mendorong partisipasi perempuan di bidang teknologi juga merupakan langkah strategis, bukan hanya untuk mencapai kesetaraan, tetapi juga mengoptimalkan potensi ekonomi digital Indonesia secara menyeluruh,” ujar dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!