Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian P2MI Terima Hibah Dua Hektare Tanah dari Pemkot Palu

📅 Minggu, 08 Jun 2025, 21:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementerian P2MI Terima Hibah Dua Hektare Tanah dari Pemkot Palu Doc: ANTARA
Ket. Menteri P2MI Abdul Kadir Karding (dua kiri) bersama Wali Kota Palu Hadianto Rasyid (dua kanan) usai menandatangani berkas penyerahan hibah tanah di Kota Palu, Minggu (8/6/2025).

PALU – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menerima hibah berupa tanah seluas dua hektare dari Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah.

“Di Palu kami akan mendirikan Migran Center yang melibatkan banyak pihak. Migran Center adalah tempat layanan, tempat vokasi, tempat sertifikasi, termasuk informasi untuk yang belum kerja di luar negeri," kata Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding, di Palu, Minggu (8/6).

Penyerahan itu ditandai dengan ditandatanganinya berkas hibah oleh Menteri Karding dan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid. Menteri Karding mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Palu yang bersedia menghibahkan tanahnya untuk kepentingan pekerja migran Indonesia.

Menteri berharap pembangunan Migran Center di Palu akan meningkatkan jumlah dan kualitas penempatan pekerja migran Indonesia. Selain itu, juga diharapkan memacu jumlah dan kualitas penempatan warga ke luar negeri, dan ini akan sangat membantu bagi ekonomi daerah, ekonomi keluarga dan juga mengurangi pengangguran sekaligus kemiskinan.

Sementara Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, mengatakan alasan pihaknya menghibahkan tanah karena Kota Palu merupakan daerah penyangga di Sulawesi Tengah.

Dia berharap pembangunan Migran Center dapat membantu calon pekerja migran Indonesia dari Sulawesi Tengah untuk pelatihan kerja hingga penerbitan sertifikasi.

“Sehingga dengan adanya balai latihan ini yang merupakan pusat terintegrasi, baik pelayanan kemudian vokasi maupun sertifikasi pekerja migran, akan sangat membantu pemerintah-pemerintah yang berada di Sulawesi Tengah,” katanya.

Dia mengungkapkan bahwa hingga saat ini Pemkot Palu sudah mengirimkan pekerja migran sekitar 400 orang.

“Pemerintah Kota Palu dalam tiga tahun terakhir cukup efektif itu, cukup efektif mengirimkan tenaga-tenaga kerjanya ke beberapa negara-negara di luar, seperti Jepang misalnya,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.