Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Elsa dari Sentolo: Dari Marbot Masjid ke Kampus UGM, Sebuah Perjalanan Mengangkat Harapan

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 20:30 WIB | Oleh:
Elsa dari Sentolo: Dari Marbot Masjid ke Kampus UGM, Sebuah Perjalanan Mengangkat Harapan Doc: Dok. UGM

Yogyakarta – Tak semua perjalanan menuju perguruan tinggi dimulai dari ruang kelas ber-AC atau bimbingan belajar mahal. Bagi Elsa Yuliana (18), langkah menuju Universitas Gadjah Mada dimulai dari kesederhanaan hidup di Sentolo, Kulon Progo—dan dari lantai masjid tempat ia membantu sang ayah bekerja sebagai marbot.

Lulus dari SMA Negeri 1 Wates, Elsa diterima di Program Studi Pembangunan Wilayah, Fakultas Geografi UGM lewat jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP). Tak hanya itu, ia juga mendapat subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar 75 persen dari UGM, sebuah dukungan yang baginya bukan sekadar angka, tetapi pintu pembuka masa depan.

“Saya belajar sendiri dari awal, karena tidak mampu ikut les. Tapi saya tahu, kalau mau kuliah, harus berjuang lebih keras dari orang lain,” kata Elsa, dengan suara bergetar di rumahnya, Rabu (4/6).

Elsa adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Ayahnya, Sudiyana (47), bekerja serabutan—kadang marbot, kadang buruh cuci. Sementara ibunya, Parjiyah (48), adalah ibu rumah tangga yang setia mendampingi. Meski hidup dalam keterbatasan, Elsa tak pernah merasa minder. Ia justru kerap ikut membantu ayahnya membersihkan masjid. “Saya senang bisa bantu, apalagi kalau Bapak capek,” ujarnya.

Semasa SMA, Elsa aktif dalam kegiatan Pramuka dan kerap meraih penghargaan di tingkat kabupaten. Kedisiplinan dan semangat berorganisasi itu menjadi bekal tambahan dalam perjuangannya meraih kursi di UGM. “Kalau Elsa bilang ingin kuliah, saya hanya bisa mendukung. Dia selalu berusaha,” kata sang ibu, terisak bangga.

Namun, di balik kabar diterima di UGM, sempat muncul kekhawatiran soal biaya. “Senang, tapi sambil mikir, ‘besok bayarnya gimana ya?’” ungkap Sudiyana. Kekhawatiran itu terobati ketika kabar baik datang: UGM memberikan subsidi UKT yang cukup besar bagi Elsa.

Bagi Elsa, kuliah bukan hanya tentang mimpi pribadi. Ia ingin segera lulus dan bekerja, agar bisa membantu pendidikan adiknya yang masih duduk di bangku SD. “Saya ingin keluarga saya naik derajat. Nggak mungkin terus begini keadaannya. Saya pengen adik saya juga bisa kuliah,” ucapnya.

Kini, Elsa membawa harapan baru, tidak hanya untuk dirinya, tetapi untuk seluruh keluarganya. “Buat teman-teman yang mungkin sedang merasa kecil karena keadaan ekonomi, jangan pernah menyerah. Tuhan pasti siapkan jalan, asal kita terus berusaha,” pesan Elsa.

Di tengah riuhnya dunia pendidikan tinggi, cerita Elsa menjadi pengingat bahwa semangat belajar tak selalu berasal dari kenyamanan—kadang justru lahir dari lantai masjid, dari keinginan tulus seorang anak yang ingin mengubah hidup orang-orang yang ia cintai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.