Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Saham Beragam Karena Ketegangan Perdagangan Baru AS-Tiongkok

📅 Selasa, 03 Jun 2025, 10:00 WIB | Oleh:
Saham Beragam Karena Ketegangan Perdagangan Baru AS-Tiongkok Doc: BBC
Ket. New York Stock Exchange

NEW YORK - Pasar saham beragam karena ketegangan perdagangan AS-Tiongkok muncul kembali setelah jeda singkat. Dollar berada di bawah tekanan baru karena para pedagang mencerna ancaman terbaru Presiden AS Donald Trump untuk menggandakan tarif dan alumunium.

Indeks saham utama Wall Street ditutup lebih tinggi karena para pedagang melihat melalui turbulensi perdagangan hingga pendapatan yang kuat dari para raksasa teknologi AS termasuk Nvidia.

"Saya pikir kita melihat sedikit kelanjutan interpretasi positif pasar dari pendapatan Nvidia," kata Angelo Kourkafas dari Edward Jones kepada AFP, mengacu pada hasil kuat perusahaan chip tersebut baru-baru ini. 

"Kecerdasan buatan tetap menjadi pendorong yang kuat bagi pendapatan," lanjutnya, seraya menambahkan bahwa pasar keuangan telah menjadi "sedikit tidak peka" terhadap ancaman tarif terus-menerus dari Gedung Putih.

Pasar saham Eropa sebagian besar berakhir di zona merah, meskipun London mengakhiri hari dengan kenaikan kurang dari 0,1 persen.

Ketegangan Baru AS-Tiongkok

Trump menyalakan kembali ketegangan dengan Tiongkok minggu lalu ketika ia menuduh ekonomi terbesar kedua di dunia itu melanggar kesepakatan yang menyebabkan kedua negara mengurangi sementara tarif saling balas yang sangat besar.

Beijing menolak klaim "palsu" AS pada hari Senin dan menuduh Washington memperkenalkan "sejumlah tindakan pembatasan diskriminatif" terhadap Tiongkok dalam beberapa minggu sejak kedua pihak menengahi gencatan senjata perdagangan di Jenewa bulan lalu.

Trump juga meningkatkan ketegangan dengan mitra dagang lainnya, termasuk Uni Eropa, dengan berjanji untuk menggandakan tarif global pada baja dan aluminium menjadi 50 persen mulai hari Rabu.

"Janji Trump untuk menggandakan tarif impor baja dan aluminium telah menyebabkan ketidakpastian baru, terutama dengan Uni Eropa yang berjanji untuk membalas tindakan tersebut," kata Susannah Streeter, kepala uang dan pasar di Hargreaves Lansdown.

"Negosiasi antara AS dan Tiongkok juga tampak kacau," tambahnya. 

Kedua pihak akan mengadakan pembicaraan di sela-sela pertemuan tingkat menteri Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) di Paris pada hari Rabu.

Pasar saham Hong Kong dan Tokyo berakhir dengan kerugian besar pada hari Senin. Shanghai tutup karena hari libur umum di Tiongkok.

Angka-angka penting sekitar pukul 20.30 GMT (pukul 03.30 WIB)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.