Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Batam Usulkan Empat Lokasi Baru untuk Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih 2026

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 13:40 WIB | Oleh:
Batam Usulkan Empat Lokasi Baru untuk Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih 2026 Doc: antara foto
Ket. Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

BATAM - Dinas Perikanan (Diskan) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mengusulkan empat lokasi baru kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada 2026.

Kepala Dinas Perikanan Kota Batam Yudi Admajianto saat dihubungi di Batam, Minggu (19/10), mengatakan empat lokasi yang diusulkan adalah Kampung Ngenang (Kecamatan Nongsa), Pulau Karas (Kecamatan Galang), Tanjung Piayu (Kecamatan Sungai Beduk), dan Temoyong (Kecamatan Bulang).

“Usulan ini sudah kami sampaikan resmi ke KKP sebelum batas 17 Oktober lalu. Tahun ini Batam berhasil merealisasikan tiga lokasi, yaitu di Pulau Kasu, Tanjung Banun, dan Sekanak Raya. Untuk 2026, kami berharap keempat lokasi baru ini bisa kembali disetujui,” ujar Yudi.

Dalam proses pengusulan, Diskan Batam mempertimbangkan beberapa faktor penting, seperti mayoritas penduduk yang berprofesi sebagai nelayan, tingkat produksi perikanan di wilayah tersebut, serta ketersediaan lahan siap untuk dibangun, katanya, menjelaskan.

Selain itu, kesiapan dan kesanggupan Koperasi Merah Putih di masing-masing lokasi untuk mengelola aset yang akan dibangun.

“Prosesnya nanti tetap diverifikasi oleh KKP untuk memastikan kelayakan dan kelengkapan persyaratan. Setelah itu baru ditetapkan melalui keputusan menteri (Kepmen), seperti yang dilakukan pada tahun ini,” ujar dia.

Untuk tiga lokasi KNMP yang sudah terealisasi di tahun 2025, Yudi menyebutkan progresnya terus berjalan.

Di Sekanak Raya dan Tanjung Banun, katanya, pembangunan dermaga sudah dimulai, sementara di Tanjung Banun, tengah berlangsung pembangunan gudang penyimpanan atau storage.

“Kami berharap Batam kembali menjadi salah satu daerah yang mendapat dukungan program KNMP di tahun mendatang,” kata Yudi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.