Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paket Stimulus Ekonomi Indonesia Bernilai Rp24,44 Triliun untuk Dongkrak Konsumsi Domestik

8 Selasa, 03 Jun 2025, 13:10 WIB | Oleh:
Paket Stimulus Ekonomi Indonesia Bernilai Rp24,44 Triliun untuk Dongkrak Konsumsi Domestik Paket Stimulus Ekonomi Indonesia Bernilai Rp24,44 Triliun untuk Dongkrak Konsumsi Domestik Doc: Koran Jakarta / Paundra Zakirulloh

JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengumumkan bahwa total anggaran untuk paket kebijakan ekonomi yang ditujukan guna mendorong permintaan masyarakat selama Juni dan Juli 2025 mencapai Rp24,44 triliun atau sekitar US$1,5 miliar. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa pembiayaan tersebut akan berasal dari kombinasi anggaran negara dan kontribusi perusahaan milik negara.

Dari total tersebut, sekitar Rp850 miliar akan ditanggung oleh BUMN melalui kebijakan seperti subsidi tarif tol, sementara sisanya berasal dari kas negara. Rangkaian kebijakan stimulus ini diumumkan sejak 24 Mei dan mulai diberlakukan pada 5 Juni, mencakup bantuan tunai, makanan, serta diskon untuk tagihan listrik dan biaya transportasi.

Pemerintah juga menargetkan peningkatan konsumsi masyarakat saat libur sekolah yang dijadwalkan antara 28 Juni hingga 12 Juli. Untuk mendukung hal itu, pemerintah akan memberikan diskon tiket kereta api dan layanan transportasi laut guna mendorong sektor pariwisata dan belanja domestik selama periode tersebut.

"Dengan stimulus ekonomi ini... kita harapkan pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua bisa tetap mendekati 5 persen, dibandingkan perkiraan kita sebelumnya yang melambat karena kondisi global," ujar Sri Mulyani.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama tercatat sebesar 4,87 persen secara tahunan, tingkat terendah dalam lebih dari tiga tahun terakhir, akibat lesunya belanja rumah tangga. Sementara itu, prospek ekonomi sepanjang tahun masih dibayangi oleh ketidakpastian global dan lemahnya perdagangan internasional.

Namun demikian, sejumlah analis menilai bahwa rangkaian kebijakan stimulus ini mungkin belum cukup kuat untuk memulihkan konsumsi domestik yang melemah. Mereka menyarankan agar pemerintah menyiapkan langkah-langkah tambahan yang lebih menyasar kelas menengah dan pelaku usaha yang terdampak oleh tekanan eksternal, termasuk tarif ekspor yang lebih tinggi dari Amerika Serikat.

Dalam pengumuman yang sama, Sri Mulyani juga mengungkapkan bahwa rencana pemotongan sejumlah tarif listrik hingga 50 persen resmi dibatalkan karena terkendala waktu dalam proses penganggaran. Dana yang semula dialokasikan untuk subsidi listrik akan dialihkan ke program Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang menyasar pekerja dengan pendapatan di bawah Rp3,5 juta per bulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Hasil Liga Inggris: Notting...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Luar Biasa Seru, Persija Tundukkan Persebaya 1-0, Gol Menit 89   

Luar Biasa Seru, Persija Tundukkan Persebaya 1-0, Gol Menit 89  

07 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.