Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Di Cirebon Longsor, Pemprov Papua Tengah Diminta Tutup Galian C karena Lahirkan Banyak Malaria

📅 Minggu, 01 Jun 2025, 13:45 WIB | Oleh:
Di Cirebon Longsor, Pemprov Papua Tengah Diminta Tutup Galian C karena Lahirkan Banyak Malaria Doc: ist
Ket. nyamuk

MIMIKA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah diminta menutup perizinan pertambangan Galian C di Sungai Selamat Datang, Satuan Pemukiman Dua (SP2), Distrik Mimika Baru karena berdampak terhadap meningkatnya kasus malaria di Kota Timika. 

Bupati Mimika Johannes Rettob di Timika, Minggu, mengatakan izin pertambangan Galian C di Kota Timika dikeluarkan oleh Pemprov Papua Tengah melalui Online Single Submission (OSS) tanpa mengetahui kondisi lapangan di daerah ini.

"Saat ini yang kami bisa lakukan bagaimana menjaga lingkungan saja, sementara terkait dengan penutupan izin Galian C hanya dari Pemprov Papua Tengah," katanya.

Menurut Rettob, pihaknya juga sudah memberitahukan kepada Pemprov Papua Tengah agar menutup izin pertambangan Galian C sebab hingga kini proses Galian C masih terus berlangsung sehingga berdampak pada meningkatnya kasus malaria di Kota Timika.

"Salah satu yang menyebabkan angka malaria tinggi di Timika adalah pertambangan Galian C karena genangan air banyak sehingga menjadi tempat berkembang biak nyamuk Anopheles di lokasi itu," ujarnya.

Dia menjelaskan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2007 tentang Usaha Pertambangan Bahan Galian C dan Perda Nomor 15 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Mimika, peruntukan pembangunan untuk pertambangan Galian C hanya di Sungai Iwaka.

"Kami bisa menegakkan perda tersebut jika Galian C tidak ada izin dari Pemprov Papua Tengah," katanya lagi. Dia menambahkan ke depan pihaknya akan terus berupaya berkoordinasi dengan Pemprov Papua Tengah agar izin pertambangan Galian C di Sungai Selamat Datang bisa dicabut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.