Pemkab Solok Jadi yang Tercepat di Indonesia Bentuk KMP: Koperasi Merah Putih
📅 Sabtu, 31 Mei 2025, 07:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatera Barat menjadi daerah tercepat dalam pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP) di Provinsi Sumatera Barat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok dan mewakili Bapak Bupati Jon Firman Pandu, saya mengucapkan terima kasih atas apresiasi ini," ujar Wakil Bupati (Wabup) Solok Candra di Solok, Jumat.
Lebih lanjut, ia mengatakan capaian tersebut adalah hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah dan masyarakat setempat.
Selain itu, hingga awal Mei 2025 sebanyak 69 nagari di Kabupaten Solok telah melaksanakan musyawarah nagari khusus dan 67 di antaranya telah memiliki struktur kepengurusan koperasi secara resmi.
Dua nagari lainnya dalam tahap finalisasi. Capaian ini menjadikan Kabupaten Solok sebagai contoh pelaksanaan terbaik program Koperasi Merah Putih di tingkat nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Koperasi Merah Putih merupakan program strategis nasional berdasarkan Instruksi Presiden RI Nomor 9 Tahun 2025.
Program ini bertujuan memperkuat ekonomi desa melalui koperasi modern sebagai pusat distribusi pangan murah dan pengendali harga bahan pokok di tingkat nagari.
“Ke depan, Kabupaten Solok siap menjadi role model nasional dalam menggerakkan koperasi sebagai motor ekonomi desa,” kata Candra.
Sebaiknya Anda baca juga:
Candra juga menerangkan tujuan pembentukan KMP adalah mewujudkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.
Untuk itu, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar pembentukan koperasi sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing desa dan kelurahan.
Ia melanjutkan KMP merupakan bagian dari strategi nasional untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan, mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan, dan pemerataan ekonomi di desa dan kelurahan.
Oleh karena itu, menurutnya, koperasi tersebut tidak saja berfungsi sebagai wadah usaha, tetapi juga sebagai alat strategis negara guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan.
"Saya yakin koperasi ini akan menjadi pusat aktivitas ekonomi nagari, meliputi pengelolaan bahan pokok murah, serta distribusi pangan," katanya.
Ia juga mengatakan bahwa penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Koperasi RI Ferry Jualiantono dalam forum dialog nasional di Auditorium Gubernuran Sumbar, Kamis (29/5).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!