Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RSUD Kudus masih butuh tambahan sekitar 250 tenaga kesehatan baru

📅 Kamis, 29 Mei 2025, 17:35 WIB | Oleh:
RSUD Kudus masih butuh tambahan sekitar 250 tenaga kesehatan baru Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Bupati Kudus Sam'ani Intakoris berbincang dengan pasien yang menjalani perawatan di ruang IGD RSUD Loekmono Hadi Kudus, Kamis (29/5).

Kudus -- RSUD Loekmono Hadi Kudus, Jawa Tengah, masih membutuhkan tambahan tenaga kesehatan hingga 250-an orang guna memenuhi kualitas pelayanan terhadap pasien di rumah sakit tersebut.

"Untuk kebutuhan pastinya jumlah pegawai baru biar ditindaklanjuti RSUD Kudus, karena jumlah pegawai yang ada saat ini memang belum ideal, baru 950-an pegawai. Sedangkan kebutuhan idealnya mencapai 1.200 pegawai," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris didampingi Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus Abdul Hakam di sela-sela mengunjungi ruang IGD RSUD Loekmono Hadi Kudus, Kamis.

Meskipun jumlah pegawainya belum ideal, kata dia, pelayanan secara umum sudah bagus, termasuk sarana dan prasarananya juga sudah terpenuhi dengan baik.

Jika nantinya ada penambahan pegawai, lanjut dia, diharapkan kualitas layanannya semakin meningkat, baik rawat inap maupun rawat jalan.

Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus Abdul Hakam membenarkan jumlah tenaga kesehatan yang ada saat ini memang belum ideal, sehingga perlu ada penambahan hingga ratusan pegawai.

"Sebagai fasilitas layanan kesehatan tingkat lanjut, kami memang membutuhkan tambahan pegawai yang berhubungan dengan tenaga kesehatan," ujarnya.

Tujuannya, kata dia, agar para pasien merasa nyaman dan tidak terabaikan.

Ia menargetkan dalam waktu dekat dilakukan rekrutmen pegawai baru. Untuk itu akan dilakukan koordinasi dengan BKPSDM dan organisasi kepegawaian di pemerintah daerah agar segera mendapatkan tenaga kesehatan, baik dokter, perawat, dan tenaga kesehatan yang lain.

Untuk penambahan pegawai baru, kata dia, tidak bisa langsung dalam jumlah sebanyak itu, melainkan bertahap sekitar 10-an pegawai, agar tidak menimbulkan gejolak baik di internal maupun eksternal.

"Nanti sambil kami evaluasi penambahan pegawai baru tersebut dalam jangka satu bulan maupun tiga bulan, dengan target yang diinginkan kita semua, termasuk masyarakat dalam hal pelayanan," ujarnya.

Ia mengatakan RSUD Kudus saat ini tidak berhenti berinovasi dalam memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, salah satunya dalam penanganan stroke dengan kateterisasi saraf atau neuro intervensi dengan metode Digital Subtraction Angiography (DSA).

Selain itu RSUD Kudus juga menghadirkan layanan pendampingan bagi setiap pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Loekmono Hadi Kudus, sebagai upaya memberikan pelayanan yang lebih maksimal.

Karena keterbatasan pegawai, kata dia, RSUD Kudus memanfaatkan satuan keamanan (satpam) yang selain bertugas sebagai pengamanan, juga menjadi pendamping bagi pasien baru agar bisa terlayani dengan cepat, sehingga pasien maupun keluarganya bisa lebih tenang karena dibantu petugas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Advertisement
gaia musik festival
Anak Fandi Ahmad Siap Mengobrak-abrik Pertahanan Skuad Garuda   

Anak Fandi Ahmad Siap Mengobrak-abrik Pertahanan Skuad Garuda  

06 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
📅 Kamis, 06-Agu-2026
# 6
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
📅 Kamis, 06-Agu-2026
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.