Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Para Pemimpin ASEAN Bertemu PM Tiongkok dan Pejabat Negara Teluk untuk Memperkuat Hubungan

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 11:05 WIB | Oleh:

Partisipasi Perdana Menteri Li "tepat waktu dan penuh perhitungan", kata Khoo Ying Hooi dari Universitas Malaya kepada AFP. 

"Tiongkok melihat peluang di sini untuk memperkuat citranya sebagai mitra ekonomi yang dapat diandalkan, terutama dalam menghadapi upaya pemisahan diri dari Barat."

Beijing dan Washington terlibat dalam serangkaian aksi saling balas pungutan hingga sebuah pertemuan di Swiss menghasilkan kesepakatan untuk memangkas pungutan selama 90 hari. 

Meski begitu, barang-barang Tiongkok masih menghadapi tarif yang lebih tinggi daripada kebanyakan barang lainnya. 

Menurut rancangan pernyataan yang dilihat AFP, ASEAN akan menyatakan "kekhawatiran mendalam... atas penerapan tindakan tarif sepihak". 

Namun awal tahun ini dikatakan bahwa mereka tidak akan mengenakan bea pembalasan.

Blok tersebut "tidak mungkin secara resmi mendukung posisi pro-Tiongkok mengenai tarif AS", kata Khoo.

"Kehadiran Li bukan tentang paksaan, tetapi lebih tentang membentuk narasi dan kemitraan jangka panjang," ungkapnya.

Perairan Berbahaya

ASEAN sebagai suatu badan secara historis menghindari memilih sisi antara Amerika Serikat dan Tiongkok. 

Tiongkok hanya merupakan sumber investasi asing langsung terbesar keempat di Asia Tenggara, setelah Amerika Serikat, Jepang, dan Uni Eropa, kata Chong dari NUS. 

Anwar mengatakan pada hari Senin bahwa dia telah menulis surat untuk meminta diselenggarakannya pertemuan puncak ASEAN-AS tahun ini, sementara menteri luar negerinya mengatakan bahwa Washington belum memberikan tanggapan. 

Namun, penyelarasan lebih dekat dengan Beijing juga menghadirkan masalah tersendiri, meskipun Anwar bersikeras pada Senin malam bahwa "apa pun yang dikatakan... kita di sini sebagai teman Tiongkok". 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Megapolitan
Waduh! Judol Jadi Pemicu Ti...
Ekonomi
RAPBN dan Nota Keuangan tah...

Evakuasi kapal Mentawai Fast di Padang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Evakuasi kapal Mentawai Fas...

Prosesi Maria Assumpta Nusantara

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Prosesi Maria Assumpta Nusa...
Megapolitan
Gubernur Pramono Lepas Pese...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.