Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

10 Kecamatan di Natuna Telah Memiliki Dokumen Kajian Risiko Bencana

📅 Jumat, 27 Feb 2026, 16:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
10 Kecamatan di Natuna Telah Memiliki Dokumen Kajian Risiko Bencana Doc: Antara

Natuna - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, mencatat sebanyak 10 kecamatan di wilayah tersebut telah memiliki dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) guna memperkuat sistem mitigasi serta perencanaan pembangunan yang tangguh.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Natuna, Nurul Huda, di Natuna, Jumat, menjelaskan KRB memuat hasil analisis menyeluruh mengenai potensi ancaman bencana di suatu wilayah, tingkat kerentanan masyarakat, serta kapasitas daerah dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.

Penyusunan kajian tersebut telah dilaksanakan pada 2023 hingga 2024 bekerja sama dengan salah satu perguruan tinggi di Indonesia sebagai langkah penting dalam memperkuat upaya mitigasi dan perencanaan pembangunan.

Adapun 10 kecamatan yang telah memiliki KRB meliputi Kecamatan Bunguran Timur, Bunguran Timur Laut, Bunguran Tengah, Bunguran Selatan, Bunguran Utara, Bunguran Barat, Bunguran Batubi, Seluan, Pulau Tiga, dan Pulau Tiga Barat.

"Pada tahun ini BPBD Natuna akan melanjutkan penyusunan KRB untuk tujuh kecamatan lainnya, sehingga seluruh dari total 17 kecamatan di Natuna memiliki dokumen tersebut," ucapnya.

KRB kata dia, merupakan dasar dalam penyusunan rencana penanggulangan bencana dan rencana kontinjensi. Setelah seluruh dokumen rampung, KRB akan diajukan untuk dilegalkan dan dilanjutkan penyusunan penanggulangan dan kontinjensi.

"Jika telah disahkan, maka setiap kebijakan dan pembangunan daerah wajib mengacu pada KRB guna memastikan prinsip mitigasi bencana diterapkan sejak tahap perencanaan," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.