Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pergelaran tradisi Sedekah Laut dan Bumi Tambaklorok Diikuti oleh 400 Perahu

📅 Minggu, 25 Mei 2025, 22:21 WIB | Oleh:
Pergelaran tradisi Sedekah Laut dan Bumi Tambaklorok Diikuti oleh 400 Perahu Doc: ANTARA/HO-Pemkot Semarang
Ket. Pergelaran tradisi Sedekah Alam Tambaklorok Semarang di perairan Tanjung Emas, Semarang, Minggu (25/5).

SEMARANG - Pergelaran tradisi Sedekah Laut dan Bumi Tambaklorok, Semarang, Minggu, berlangsung meriah diikuti oleh lebih dari 400 perahu nelayan yang memadati perairan Tanjung Mas Semarang, Jawa Tengah.

Rangkaian kegiatan Sedekah Laut Tambak Lorok dimulai sejak Sabtu (24/5) dengan rangkaian acara berupa doa arwah jamak, hataman Al Quran, tirakatan dan istighatsah.

Puncak acara digelar pada Minggu, berupa arak-arakan sesaji berupa kepala sapi dan hasil bumi yang kemudian dilarung ke tengah laut, serta ditutup dengan pagelaran wayang kulit dan pengajian akbar pada Senin (26/5).

Suasana penuh khidmat dan semarak terasa di sepanjang pesisir saat nelayan dan warga berpartisipasi aktif dalam arak-arakan, diiringi tabuhan gamelan dan semangat gotong royong.

Tidak hanya masyarakat lokal, sejumlah wisatawan dari luar Semarang juga turut memadati kawasan Tanjung Mas untuk menyaksikan kekayaan tradisi budaya pesisir tersebut.

"Ini adalah bulan-bulan di mana seluruh warga Kota Semarang sedang mengucapkan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa dan kepada alam semesta atas anugerah yang diberikan," kata Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti.

Menurut dia, tradisi sedekah laut itu sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan hasil laut serta ikhtiar menjaga harmoni antara manusia dengan alam dan setiap warga memiliki cara masing-masing dalam mengekspresikan rasa syukur.

"Yang memiliki laut, melakukan sedekah laut. Yang memiliki sawah atau usaha lainnya mengadakan wayangan, pengajian, atau bentuk doa bersama sesuai tradisinya," katanya.

Bahkan, dalam dua hari terakhir, setidaknya tujuh titik di berbagai kecamatan, seperti Gajahmungkur, Banyumanik, Semarang Barat, Gayamsari, Genuk dan Semarang Utara turut menggelar kegiatan serupa sedekah bumi.

Ia mengatakan kegiatan tersebut membuktikan bahwa Kota Semarang tetap lekat dengan akar budayanya, meskipun terus berkembang sebagai kota metropolitan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Nasional
Bulog Pastikan Stok Beras A...

Kemendag Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemendag Dorong UMKM Tembus...
Nasional
Kemehut Perkuat Integritas ...
Advertisement
Desil 1 Otomatis Diterima Kerja di Jobfair Karawang

Desil 1 Otomatis Diterima Kerja di Jobfair Karawang

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.